Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polri Gandeng Influencer Tekan Potensi Kerawanan Pilkada

Pilkada polri pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Cindy • 03 Desember 2020 20:05
Jakarta: Polri-TNI terus mengantisipasi kerawanan selama tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Salah satu strategi yang dipakai yakni pelibatan influencer di 270 daerah penyelenggara pemilihan umum.
 
"Kita berkoordinasi dengan semua masyarakat yaitu ada influencer. Kita ajak diskusi terkait pilkada ini," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Desember 2020.
 
Polisi telah mensosialisasikan sejumlah aturan. Mulai dari protokol kesehatan di tempat pemungutan suara (TPS), potensi kecurangan pilkada, hingga potensi kericuhan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


TNI-Polri, kata Argo, fokus menjaga daerah yang memiliki indeks kerawanan tinggi. Sejumlah faktor jadi perhitungan.
 
Baca: Ketegangan di 3 Wilayah Indonesia Mesti Diatasi Jelang Pilkada
 
Misalnya, letak geografis yang menyulitkan pendistribusian logistik pemilu, daerah rawan bencana, daerah konflik, maupun fanatisme pendukung. "Misalnya di Papua. Di situ kan selain (letak) geografis, ada konfliknya. Daerah Sulawesi Tengah juga ada beberapa yang perlu kita perhatian," ucap dia.
 
TNI-Polri, kata dia, akan mengevaluasi setiap kemungkinan yang bisa terjadi dan menganggu jalannya Pilkada 2020. Argo pun memastikan seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan baik tanpa kendala apapun.
 
"Pesta ini kan milik kita bersama, bukan milik kelompok. Kita bisa menunjukkan kepada negara lain yang tidak melakukan pilkada," ucap Argo.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif