Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

KPU Sulit Periksa Temuan Bawaslu

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Candra Yuri Nuralam • 14 Agustus 2020 13:26
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) kesulitan menanggapi temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait puluhan ribu pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang tidak memenuhi syarat (TMS). KPU butuh data temuan Bawaslu.
 
"KPU tidak bisa menindaklanjutinya bila tidak ada pemilih by name by address yang belum dikasih sampai sekarang," kata Komisioner KPU Viryan Azis kepada Medcom.id, Jumat, 14 Agustus 2020.
 
Menurut dia, KPU sudah menyurati Bawaslu untuk memberikan data temuan itu. KPU membutuhkan data detail terkait alamat pemilih yang bermasalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Viryan menyebut KPU tidak bisa sembarangan langsung memercayai Bawaslu. Pihaknya membutuhkan data konkret sebelum memperbaikinya.
 
"Kami tidak tahu apa data itu masalah atau tidak sebelum terkonfirmasi di lapangan," tutur Viryan.
 
KPU berjanji segera memperbaiki jika data sudah diberikan Bawaslu. Seluruh warga negara dipastikan tidak kehilangan hak pilihnya saat Pilkada 2020.
 
"Jajaran kami di bawah siap memverifikasi dugaan data tidak akurat. Kami berharap bisa diberikan segera data by name by address," ucap Viryan.
 
Baca: E-Rekap Akan Diterapkan di Dua Daerah Penyelenggara Pilkada
 
Bawaslu menemukan puluhan ribu pemilih Pilkada 2020 tidak memenuhi syarat terdaftar dalam daftar pemilih model A-KWK. Sementara itu, pemilih yang memenuhi syarat (MS) justru dicoret.
 
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menduga KPU tidak menyinkronkan dengan baik antara daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 dan data penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) Pilkada 2020. Temuan kejanggalan daftar pemilih ini didapat melalui uji petik atau pengujian dokumen daftar pemilih model A-KWK di 312 kecamatan di 27 provinsi.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif