Ilustrasi polisi. Medcom.id
Ilustrasi polisi. Medcom.id

Zainal Arifin Paliwang Sudah Tak Aktif di Polri Sejak Nyalon Cagub Kaltara

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Indriyani Astuti • 22 Oktober 2020 05:04
Jakarta: Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Utara (Kaltara) Suryani memastikan calon Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai perwira polisi aktif. Zainal sudah mengundurkan diri ketika mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
 
"Salah satu syarat maju untuk calon dari TNI/Polri ada pernyataan pengunduran diri. Dalam berkas pendaftaran sudah dilampirkan. Tetapi surat keputusan pengunduran dirinya masih dalam proses," ujar Suryani ketika dihubungi Media Indonesia, di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2020.
 
Suryani menjelaskan berdasarkan ketentuan aturan perundangan, SK pengunduran diri harus sudah terbit paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara. Pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) digelar 9 Desember 2020, artinya surat keputusan pengunduran diri tersebut sudah harus ada pada 9 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kabar mengenai Zainal masih menjadi polisi aktif ketika mencalonkan diri bersumber dari laporan mutasi perwira tinggi di Mabes Polri. Suryani menyayangkan sikap Mabes Polri. Mereka yang maju sebagai calon mestinya tidak diikutkan dalam proses mutasi.
 
"Tapi berpulang lah itu pada Mabes sebab yang bersangkutan tidak mengikuti proses mutasi. Beliau justru sedang menunggu surat pengunduran dirinya terbit," tutur dia.
 
Zainal sebelumnya menjabat sebagai penyidik Tindak Pidana Utama TK II Bareskrim Mabes Polri. Zainal dilaporkan seorang warga bernama Padly, 26, ke Bawaslu Kalimantan Utara. Zainal dikabarkan dimutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidum Bareskrim Polri.
 
Komisioner Bawaslu RI Koordinator Divisi Penindakan Ratna Dewi Pettalolo juga memastikan Zainal sudah mengundurkan diri dari jabatan di Polri. Sehingga memenuhi syarat sebagai calon gubernur.
 
"Sebagai calon punya hak untuk kampanye," ucap dia.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif