Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

DPR Puji Paslon Jadi Agen Melawan Covid-19 di Pilkada 2020

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020 DPR RI
Cahya Mulyana • 23 Oktober 2020 08:27
Jakarta: DPR memuji pasangan calon (paslon) yang taat protokol kesehatan saat kampanye pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Sebagian paslon bahkan mulai menjadi agen pencegahan covid-19 seperti saran Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
 
"Kami mengapresiasi cakada (calon kepala daerah) yang bukan hanya menaati protokol kesehatan, namun juga mengajak masyarakat untuk menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustofa saat dihubungi, Jumat, 23 Oktober 2020.
 
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan kepolisian didesak menindak tegas paslon yang masih membandel aturan kampanye di tengah pandemi. Sebab, ketaatan dan sosialisasi protokol kesehatan sangat penting agar memastikan Pilkada 2020 bebas penularan covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Legislator Partai NasDem ini menuntut panitia pengawas pemilu (panwaslu) dan kepolisian getol mengawasi jalannya kampanye. Keterlibatan masyarakat juga dibutuhkan agar Pilkada 2020 tak berubah menjadi klaster baru covid-19.
 
"Masyarakat atau pemilih perlu mengingatkan atau menegur cakada (calon kepala daerah) yang abai," tegas Saan.
 
Baca: Paslon Pilkada 2020 Minim Kreativitas Kampanye
 
Wakil Ketua Komisi II DPR Yaqut Cholil Qoumas mengungkap sejumlah paslon masih melanggar aturan kampanye yang dibuat ketat. Kegiatan tatap muka masih jadi pilihan, protokol kesehatan masih dipinggirkan.
 
"Seharusnya cakada menggunakan momentum kampanye untuk ikut menyosialisasikan protokol kesehatan. (Taat aturan) bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat karena biar bagaimanapun, keselamatan masyarakat jauh lebih penting," ujar Yaqut.
 
Kandidat kepala daerah memiliki tanggung jawab moral atas kesehatan masyarakat. Paslon taat protokol kesehatan menjadi cermin karakter pemimpin yang akan mengabdi ke warga.
 
"Kecuali ada motifnya lain, ya mereka pasti tidak peduli dengan keselamatan rakyatnya," tegas politikus PKB ini.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif