Polisi Tangkap Penyebar Hoaks di Bekasi
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal
Bekasi:Petugas kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota menangkap pelaku penyebar selebaran berita bohong (hoaks) yang berisi dukungan kepada salah satu pasangan calon wali kota Bekasi.

S, 42, ditangkap polisi di rumahnya yang berada di Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu, 26 Mei 2018. Selebaran tersebut mengatasnamakan Gerakan Pemuda Kristen Bekasi For Rahmat Effendi.


Salah satu poin dalam selebaran itu berbunyi: 'Kami akan kembali gelorakan Perang Salib di Kota Bekasi sebagaimana kemarin di Jakarta. Kami tidak takut pada gerakan 212 kalian. Di Jakarta kalian boleh menang tapi di Kota Bekasi jangan pernah kalian berharap menang.'

Kepolisian mengkonfirmasi ke pihak yang namanya tercantum di selebaran tersebut. Pembuat selebaran hoaks tersebut diburu.

Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijonarko mengatakan, kepada polisi S mengaku sudah mengirim selebaran tersebut ke tujuh WhatsApp grup.

Selain itu, S juga mengaku bukan tim sukses salah satu pasangan calon. Pihaknya masih mendalami motif S menyebarkan informasi tersebut.

Dari keterangannya, S ingin menginformasikan tentang berita tersebut supaya tersebar ke grup WhatsApp pribadinya. Petugas masih mengembangkan kasus untuk mengetahui pembuat selebaran tersebut.

"Sementara DPO satu orang," kata Wijonarko di Bekasi, Senin 28 Mei 2028.

S telah mendekam di sel tahanan Polres Metro Bekasi Kota. Ia dijerat Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 156a KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.



(SUR)