Rindu Dukung Pemekaran Subang Utara
Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum --Antara/Novrian Arbi
Jakarta: Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) memiliki program pemekaran wilayah. Salah satunya, Subang Utara. 

"Tujuan pemekaran wilayah ini adalah untuk memaksimalkan fungsi pelayanan yang memadai dan pemerataan pembangunan," kata calon wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dalam pesan tertulis, Kamis, 10 Mei 2018.


Menurut dia, saat ini Jawa Barat hanya memiliki 27 kabupaten dan kota, dengan jumlah penduduk hampir 40 juta jiwa. Jumlah tersebut terbanyak di Indonesia. Demografi wilayah yang luas sudah sepantasnya Jawa Barat ini dimekarkan kembali dalam beberapa wilayah.

Kang Uu menjelaskan, pemekaran wilayah memerlukan sinergisitas antara pemerintah daerah dan Dewan, untuk kemudian meminta persetujuan dari pemerintah pusat. Ada beberapa wilayah di Jawa Barat yang didukung Rindu untuk dimekarkan. Di antaranya adalah, Cianjur selatan, Sukabumi selatan, Kabupaten Bandung Timur, Tasikmalaya wilayah selatan, Bogor wilayah selatan, dan Subang wilayah utara.

Menurut Kang Uu, dulu Kabupaten Tasikmalaya hanya satu wilayah. Setelah dimekarkan, Tasikmalaya pecah menjadi kota dan kabupaten.

“Setelah dimekarkan, kedua wilayah tersebut maju pesat, jadi saya harap Subang pun demikian, dapat maju lebih pesat setelah dimekarkan," kata Kang Uu.



Sebelumnya, ribuan masyarakat Subang utara menuntut pemekaran wilayah. Tuntutan itu diajukan karena selama ini masyarakatnya sering kesulitan menjangkau akses pelayanan publik, hingga pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana di desa pelosok terabaikan. 

Dadang Junaedi, tokoh masyarakat Pantura, Subang menyatakan hal itu kepada calon wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, pada acara deklarasi pemekaran Subang Utara di lapangan Desa kebondanas ciasem, Kabupaten Subang, pada Rabu, 9 Mei 2018. 

"Kami warga Subang bagian utara menuntut agar pemerintah bisa memenuhi tuntutan kami untuk bisa mempunyai pemerintahan sendiri" ujar Deje sapaan akrab Dadang Junaedi ini. 



(YDH)