Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Mustahil Pilkada Seluruh Daerah Ditunda

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020 protokol kesehatan
Anggi Tondi Martaon • 08 Oktober 2020 17:43
Jakarta: Opsi agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ditunda karena penyebaran virus korona (covid-19) mengalami peningkatan terus digaungkan. Namun, penundaan pilkada di semua daerah mustahil untuk dilakukan.
 
"Kalaupun ada opsi penundaan yang kemudian dilihat secara detail itu sangat tergantung kondisi (penyebaran covid-19) daerahnya," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz dalam Webinar Titik Rawan Pilkada di Masa Pandemi, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Viryan mengingatkan jika kondisi masing-masing daerah berbeda. Ada yang berstatus hijau hingga merah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bagi daerah berstatus zona hijau kemungkinan akan tetap dilanjutkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. "Bagi teman-teman yang berada di zona hijau dan ada pilkada mengatakan, 'di tempat kami tidak ada masalah pak'," kata Viryan.
 
Baca: Daerah Diminta Semakin Waspada Covid-19 saat Pilkada
 
Viryan mengatakan KPU akan berusaha semaksimal mungkin meningkatkan kesadaran seluruh pihak untuk menerapkan protokol kesehatan sebelum opsi penundaan diterapkan.
 
"Bagi kami kalau kita sungguh-sungguh menerapkan protokol kesehatan, potensi penyebaran bisa kita tekan. Justru kita bisa bebas dari covid-19," kata dia.
 
KPU juga menyusun alternatif kegiatan lain untuk meminimalkan potensi penyebaran covid-19 selama tahapan pilkada. Salah satunya mendorong peserta menerapkan kampanye daring.
 
Viryan mengakui opsi yang ditawarkan oleh KPU tidak berjalan baik. Sebab, tidak mudah mengubah kebiasaan kampanye tradisional ke daring.
 
"Semua masih terjebak mindset (pola pikir) kampanye tradisional dan itu terus kita dorong," ujar dia.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif