PPP Siap Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018

Syaikhul Hadi 17 Maret 2018 10:40 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
PPP Siap Menangkan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2018
Khofifah-Emil bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy dan pengurus DPD PPP Jatim
Surabaya:PPP Jatim saat ini fokus mendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Pengurus DPD, DPC hingga ranting di Jatim akan bergerak memenangkan paslon nomor urut 1, Khofifah-Emil.

"Rakorwil ini menjawab pertanyaan yang tidak benar soal keseriusan dukungan PPP. Rakorwil ini juga untuk membahas strategi pemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim," kata Ketua DPW PPP Jatim Musyaffa' Noer, saat membuka Rakowil PPP Jatim, di Surabaya. 


Musyaffa' juga menegaskan, akan memberi sanksi kepada kader PPP yang tidak ikut bekerja dan mbalelo memenangkan Khofifah-Emil. "Akan ada sanksi. Tapi itu tidak mungkin terjadi. Karena militansi kader PPP sangat kuat. Kader PPP sangat loyal," tegasnya.

"Khofifah lahir dari PPP,  besar di PPP dan tidak salah jika PPP memilih khofifah di Pilgub Jatim. Tidak salah jika beliau nanti ikut membesarkan PPP," sambung Musyaffa'.

Diakuinya, sebelumnya terjadi pro kontra dukungan PPP di Pilgub jatim. Namun, setelah turun rekomendasi dari pusat, maka sejak itu tidak ada alasan bagi kader PPP untuk tidak mendukung Khofifah-Emil.

"(PPP) Belum maksimal saja Khofifah sudah unggul, apalagi kalau sudah gas kenceng, pasti menang," tandasnya. 

Dalam Rakorwil tersebut, Rapat tersebut Khofifah mendapat jas berlambang Ka'bah. Pemberian itu sebagai bentuk keseriusan PPP mendukung Pasangan Khofifah-Emil.

Menurut Khofifah, pemberian jas hijau ini suatu kehormatan baginya. Setelah 20 tahun yang lalu, dirinya mengaku tidak bisa melupakan sejarah perjuangannya di dunia politik bersama PPP. Dirinya banyak belajar di partai berlambang ka'bah ini.

Khofifah sebelumnya pernah menjadi kader PPP. Ia merupakan anggota DPR RI periode 1992-1997 Fraksi PPP.

"Tahun 1992, saya belajar kampanye di PPP. Saya juga belajar saat menjadi ketua fraksi PPP DPR RI. Dan di MPR dengan fraksi PPP. Saya tidak pernah melupakan proses penghantaran PPP di legislatif dan di etape berikutnya," ujar Khofifah.

Dirinya mengakui komunikasi dengan PPP mengalami fluktuasi. Adakalanya sangat intensif dan di lain waktu mengalami penurunan namun hal ini tidak menurunkan kualitas hubungannya dengan PPP.

"Saya bersama nyai Mahfudhoh yang juga jajaran pimpinan PPP rela bernafas berseiring dengan saya," ujar Khofifah membuktikan kualitas hubungannya dengan PPP.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id