Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

KPU Matangkan Penerapan Sirekap untuk Pilkada Serentak 2020

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Kautsar Widya Prabowo • 26 Oktober 2020 19:08
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus melakukan simulasi penerapan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) di seluruh daerah penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Simulasi dilakukan untuk memastikan Sirekap dapat digunakan dengan baik oleh setiap daerah.
 
"Saat ini sedang disiapkan simulasi sampai ke kecamatan dan desa/kelurahan. Sejumlah daerah sudah mengajukan permohonan (simulasi Sirekap) ke KPU RI," ujar Komisioner KPU I Dewa Raka Sandi kepada Medcom.id, Senin, 26 Oktober 2020.
 
Simulasi secara nasional telah diadakan pada 23 sampai dengan 24 Oktober 2020 melibatkan KPU provinsi dan kabupaten/kota penyelenggara pilkada. Seluruh hal yang menyangkut Sirekap direncanakan diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) terkait rekapitulasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dewa mengatakan proses pembahasan draf PKPU tersebut masih dilakukan. Belum diketahui secara pasti regulasi itu akan diundangkan.
 
"Jika berjalan lancar dan tidak ada kendala, direncanakan (Sirekap) diterapkan di semua daerah yang pilkada," kata dia.
 
Baca: Permohonan Uji Materi Perppu Pilkada Ditolak, Pemilihan Tetap Desember 2020
 
Sirekap berguna membaca dan mengonversi data rekapitulasi. Data dikonversi dari bentuk fisik, yakni formulir C1 plano menjadi data elektronik. Terdapat sejumlah barcode dalam kertas rekapitulasi suara.
 
KPU memilih mengombinasikan model Optical Character Recognition (OCR) dan Optical Mark Reader (OMR) untuk sistem tersebut. OCR berguna untuk memindai data dari kertas suara menjadi bentuk hasil hitungan suara berbasis elektronik.
 
Sedangkan OMR sistem yang membaca tanda bulatan pensil pada kertas rekapitulasi suara. Kemudian dipindai ke dalam bentuk data elektronik.
 
Sistem ini akan digunakan dalam Pilkada Serentak 2020 dan Pemilu 2024. Metode ini akan mempermudah proses penetapan hasil pemilu daripada secara manual.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif