Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Golput Jadi Konsekuensi Jika Pilkada Tetap Digelar di Tengah Pandemi

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Indriyani Astuti • 28 September 2020 06:11
Jakarta: Kebijakan pemerintah untuk melanjutkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di tengah pandemi virus korona (covid-19) disebut memiliki banyak konsekuensi. Salah satunya, rendahnya partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi tersebut.
 
Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia pada Juli 2020, 65 persen warga secara nasional berharap pilkada ditunda. Bahkan permintaan penundaan pilkada diyakini bakal semakin tinggi jika survei dilakukan menjelang hari pemungutan suara yang jatuh pada 9 Desember 2020.
 
"Saya menduga angkanya (masyarakat yang setuju pilkada ditunda) akan lebih tajam kalau kita lakukan survei pada hari-hari terakhir seiring dengan permintaan Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan organisasi islam lainnya. Tetapi kalau keputusan politik tetap diambil dengan asumsi meningkat permintaan penundaan itulah sumber golput terbesar," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam diskusi terkait pilkada yang diselenggarakan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi di Jakarta, Minggu, 27 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Budaya Patriarki Gerus Partisipasi Calon Perempuan di Pilkada 2020
 
Burhanuddin mengatakan salah satu penyebab menurunnya angka partisipasi masyarakat dalam pilkada, yakni kekhawatiran terhadap risiko penularan covid-19. Pandemi dan pilkada merupakan dua hal yang berlawanan dan tidak bisa disatukan.
 
Di satu sisi pilkada mendorong adanya partisipasi aktif dari masyarakat semaksimal mungkin. Namun di sisi lain, pandemi menuntut masyarakat untuk menghindari kerumunan dan melakukan kegiatan dari rumah.
 
"Karena musuh dalam penanggulangan pandemi ialah kerumunan. Dua hal ini tidak bisa disatukan," tegas dia.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif