Awas Ancaman Siber di Pilkada
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberikan pengarahan bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ke ribuan prajurit TNI-Polri se-Sumatera Utara, di Medan, Kamis, 19 April 2018, malam.
Medan:Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan prajurit TNI-Polri waspada ancaman yang bakal dihadapi di musim Pilkada 2018. Terutama ancaman siber, seperti hoaks.

"Ada pihak tertentu yang menggunakan teknologi dengan menggerakkan massa. Ancaman cyber ini harus diantisipasi. Ancaman cyber dengan menyebarkan berita hoax sangat mudah dilakukan," kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberikan pengarahan bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ke ribuan prajurit TNI-Polri se-Sumatera Utara, di Medan, Kamis, 19 April 2018, malam.


Namun begitu, jejak digitalisasi tidak bisa dihapus. Hoaks yang kerap digunakan untuk kampanye hitam sangat mudah dilacak jika mengetahui celahnya.

Marsekal Hadi menegaskan kembali tugas TNI-Polri untuk menjamin kelancaran Pilkada Serentak 2018, serta Pileg dan Pilpres 2019. Salah satu tugas yang harus dilakukan adalah dengan pengamanan distribusi logistik, pelaksanaan kampanye, penetapan hingga didapati sengketa pilkada.

"Dengan banyaknya institusi yang terkait, maka diperlukan kordinasi dan sinkronisasi dengan instansi terkait," paparnya.

Tak hanya itu, Marsekal Hadi kembali mengingatkan agar TNI- Polri harus memegang teguh netralitas. Karena politik TNI-Polri adalah politik negara. Hanya ada satu komando, tidak ada komando dari pihak lain.



(SUR)