Paslon Tunggal Makassar Kalah di Kandang
Hasil rekapitulasi penghingan suara di TPS 03 kelurahan Sawerigading kecamatan Ujung Pandang
Makassar:Sejumlah hasil hitung cepat atau quick count menempatkan pasangan kandidat tunggal pada Pemilihan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi kalah atas kotak kosong. Hasil rekapitulasi tingkat TPS bahkan menunjukkan mereka kalah di kandang.

Salah satu kekalahan pasangan ini terjadi di TPS 03 kelurahan Sawerigading kecamatan Ujung Pandang. TPS itu merupakan tempat Munafri menyalurkan hak suaranya.


Rekapitulasi KPPS menunjukkan bahwa Munafri-Rahmatika meraih 43 suara. Kalah jauh dari perolehan kolom kosong, yakni 91 suara. Di tempat ini, total pengguna hak pilih sebanyak 139 orang, dengan lima di antaranya suara tidak sah.

"Jumlah partisipasi pemilih di atas 60 persen, dari total 236 daftar pemilih tetap," kata petugas KPPS Nataniel.

Sebelumnya, lembaga survei Celebes Research Center (CRC) merilis hasil penghitungan cepat atau quick count Pemilihan Wali Kota Makassar.

Menurut penghitungan hingga pukul 15.56 Wita, Munafri mengumpulkan 46, 65 persen dari total suara sah. Sedangkan kolom kosong meraih 53,35 persen.

CRC mengklaim telah mengumpulkan 45 persen dari total suara di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

Di Pilkada Makassar, Munafri-Rahmatika melaju jadi paslon tunggal dengan diusung sepuluh partai politik. Sebelumnya pasangan petahana yang mencalonkan lewat jalur perseorangan, Ramdan Pomanto-Indira Mulyasari, didiskualifikasi oleh KPU.

Humas KPU Sulsel Asrar Marlang menjelaskan, sesuai aturan, calon tunggal mesti memperoleh 50% plus 1 suara sah agar bisa ditetapkan sebagai pemenang Pilkada. Asrar mengumpamakan calon tunggal gagal menang di Pilkada.

"Jika demikian, maka Pilkada akan dilaksanakan kembali pada Pilkada serentak gelombang berikutnya di tahun 2020. Jika sebelum masa itu kepala daerah sudah berakhir masa jabatannya, maka ditunjuk penjabat," kata Asrar.




(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id