Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Bawaslu Selidiki 104 Dugaan Politik Uang, Terbanyak di Lampung

Pilkada politik uang pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Fachri Audhia Hafiez • 15 Desember 2020 16:43
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menangani ratusan kasus dugaan politik uang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Pelanggaran ini terjadi di sejumlah daerah.
 
"Dugaan tindak pidana pemilu berkaitan dengan politik uang ada 104 (kasus)," kata anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo saat dikonfirmasi, Selasa, 15 Desember 2020.
 
Kasus politik uang paling banyak terjadi di Lampung. Ada 32 kasus politik uang yang terjadi di Pilkada Kabupaten Lampung Tengah, dua kasus di Kabupaten Lampung Timur, dua kasus di Kabupaten Pesisir Barat, dan satu kasus di Kabupaten Pesawaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bawaslu Terima Laporan Politik Uang Masif di Lampung Tengah
 
Jumlah kasus politik uang di Jawa Barat juga cukup tinggi. Ada enam kasus politik uang di Pilkada Kabupaten Karawang, tiga kasus di Kabupaten Pangadaran, serta masing-masing satu kasus di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Bandung.
 
Bawaslu juga menemukan empat praktik politik uang di Pilkada Kabupaten Malang dan dua kasus di Kota Surabaya, Jawa Timur. Kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Banyuwangi sebanyak dua kasus, serta di Kabupaten Jember dan Kabupaten Ponorogo masing-masing satu kasus.
 
Provinsi dengan temuan dugaan politik uang lainnya, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Sumatra Utara, Jawa Tengah, dan Kalimantan Selatan. Kemudian, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Banten, Riau, Kalimantan Tengah, dan Bangka Belitung.
 
Pelanggar akan dikenakan ketentuan Pasal 187A ayat (1) Undang-undang 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Aturan itu menyebutkan bahwa pelanggar bisa dikenakan sanksi penjara maksimal 72 bulan dan denda paling banyak Rp1 miliar.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif