ilustrasi. Medcom.id
ilustrasi. Medcom.id

KPU Daerah Diduga Menghindari Distribusi APD Secara Berjenjang

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Kautsar Widya Prabowo • 02 Desember 2020 21:14
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menduga sejumlah kabupaten/kota yang belum mendistribusikan alat pelindung diri (APD) karena menunggu seluruh APD terkumpul. KPU Daerah menghindari melakukan distribusi APD secara berjenjang.
 
"Kalau kirimnya nyicil boros. Misal ada 13 macam APD, baru dateng empat (APD) kirim (ke KPPS), baru datang tiga kirim ini kan boros," ujar Deputi Bidang Teknis KPU, Eberta Kawima, dalam keteranganya secara virtual, Rabu, 2 Desember 2020.
 
Dia menyakini KPU di daerah telah memiliki perhitungan agar APD dapat tersalurkan secara merata. Proses tersebut dipastikan tidak memakan waktu lama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Teman-teman di daerah sudah hitung satu hari atau dua hari selesai. Beda kalau pileg harus kirim seminggu sampai dua minggu," tuturnya.
 
Distribusi logistik, kata Wima, menjadi momok yang selalu terjadi di setiap pesta demokrasi. Mayoritas disebabkan permasalahan non teknis, seperti adanya perusahaan pemenang tender terkait pengadaan logistik yang mengundurkan diri.
 
"Persoalan teknis yang harus kita selesaikan," jelasnya.
 
Baca: Distribusi APD Pilkada Secara Tergesa-Gesa Berpotensi Rusak
 
Sebelumnya Ombudsman Republik Indonesia melakukan investigasi tentang kesiapan penyediaan alat pelindung diri (APD) pada hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Investigasi dilakukan di 31 KPU kabupaten/kota.
 
"Sebanyak 72 persen atau 22 KPU kabupaten/kota belum melaksanakan penyaluran APD, sedangkan sembilan KPU kabupaten/kota atau 28 persen sudah menyalurkan," ujar Kepala Keasistenan Analisis Pencegahan Malaadministrasi KU 1 Ombudsman Republik Indonesia, Muhammad Pramulya Kurniawan, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 2 Desember 2020.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif