Dua Wilayah Paling Rawan di Pilkada Serentak
Wakapolri Komjen Syarifuddin di Pondok Pesantren Modern Tazzaka, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. (Medcom.id /Kuntoro Tayubi)
Batang:Wakapolri Komisaris Jenderal Syarifuddin menyampaikan sejumlah wilayah berpotensi rawan konflik saat penyelenggaraan Pilkada serentak 2018. Ia menyebut, Kalimantan Barat dan Papua sebagai daerah yang paling rawan.

“Paling rawan Kalimantan Barat dan Papua. Selain itu, NTT dan Maluku juga rawan, karena bisa terjadi polarisasi,” kata Syafruddin, di Pondok Pesantren Modern Tazzaka, Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa, 17 April 2018.


Menurutnya, tingginya potensi konflik di dua daerah ini lantaran partai pendukung pemerintah dan partai oposisi saling berhadapan. Semisal, Papua masuk dalam salah satu daerah rawan karena letak geografis dan kondisi sosiologi politik di daerah itu.

“Untuk wilayah rawan konflik tersebut akan kami tempatkan pasukan khusus. Selain itu, pasukan khusus juga ditempatkan di wilayah rawan lainnya,” tambahnya.

Sementara menurutnya, wilayah Jawa Tengah dinilai masih aman. Namun, harus tetap waspada mengingat hanya ada dua calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertanding memperebutkan kursi nomor satu di Jawa Tengah.

“Kalau Jawa Tengah masih aman, adem ayem. Tapi tidak boleh terlena dengan kondisi tersebut. Harus tetap wasada,” ungkapnya.

Dalam pengamanan Pilkada serentak 2018 ini, kata Syarifuddin, pihaknya mengerahkan dua pertiga pasukannya.

“Sekitar 300 ribu anggota Polri sudah kami siapkan, nanti kami sebar,” pungkasnya.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id