Bupati Banyuwangi Ingin Pilkada Langsung Dipertahankan

Theofilus Ifan Sucipto 22 November 2019 19:23 WIB
pilkada serentak
Bupati Banyuwangi Ingin Pilkada Langsung Dipertahankan
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas . Foto: Medcom.id/Theo
Jakarta: Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendukung sistem Pilkada langsung. Azwar menilai sistem itu memungkinkan partisipasi masyarakat dalam sistem demokrasi Indonesia.

"Memberi ruang banyak orang untuk tampil," kata Azwar di Redtop Hotel, Jakarta Pusat, Jumat 22 November 2019. 


Azwar menjelaskan dengan terbukanya ruang, banyak calon kepala daerah yang bisa berpartisipasi. Dengan begitu, kata dia, pilihan masyarakat kian beragam.

Kendati begitu, dia mahfum Pilkada langsung jauh dari kata sempurna. Azwar mencontohkan terjadinya distorsi di tengah masyarakat.

"(Kekurangan) itu yang harus diperbaiki," ucap politikus Partai Kebangkitan Bangsa.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hendak mengkaji ulang sistem Pilkada langsung. Dia beralasan pilkada langsung membuat biaya politik tinggi walaupun partisipasi masyarakat tinggi.

Pernyataan Tito pun menuai pro-kontra. Sejumlah lembaga swadaya masyarakat menolak usulan sistem pilkada tak langsung.

Akhirnya, DPR menjamin pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 tetap secara langsung. Wacana mengembalikan pilkada ke DPRD tidak bisa dilakukan tahun depan.

"Tetap yang sekarang (langsung). Karena (Pilkada) 2020 sudah runningtahapannya, sudah berjalan," kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.



(NUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id