Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id
Ilustrasi Pilkada 2020. Medcom.id

Satu Minggu Kampanye, Kemendagri Temukan 25 Pelanggaran Protokol Kesehatan

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Indriyani Astuti • 17 Oktober 2020 09:23
Jakarta: Kementerian Dalam Negeri masih menemukan pelanggaran protokol kesehatan saat kampanye tatap muka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Sepanjang 9-15 Oktober, Kemendagri menemukan 25 pelanggaran.
 
"Kampanye tatap muka melibatkan lebih dari 50 orang. Ini harus jadi perhatian bersama. Karena dalam pertemuan tatap muka ini, mungkin saja itu bisa memicu kerumunan. Ini yang harus diantisipasi," ujar Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Bina Adwil Kemendagri) Safrizal, di Jakarta, Jumat malam, 16 Oktober 2020.
 
Ia mengeklaim pelanggaran protokol kesehatan turun signifikan. Kemendagri mencatat 16 pelanggaran terjadi pada periode 2-8 Oktober 2020. Sebelumnya, 54 pelanggaran terjadi selama 26 September 2020-1 Oktober.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelanggaran berupa pertemuan terbatas dihadiri lebih dari 50 orang dan pelaksanaan konser tiga kegiatan. Sementara itu, tidak ditemukan pelanggaran berupa pentas musik atau konser pada periode 9-15 Oktober 2020.
 
"Ini sudah dicatat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Teguran oleh Bawaslu sudah dilakukan, 230 kali yang diberikan peringatan dan 35 untuk pembubaran," ucap Safrizal.
 
Pembubaran dinilai tindakan yang baik sebagai upaya mencegah lebih banyak lagi orang berkumpul. Namun, apabila tetap ingin melakukan pertemuan tatap muka, pasangan calon diminta menjalankan protokol kesehatan dengan patuh. Seperti, tidak lebih dari 50 orang, ada penjarakan fisik, dan menggunakan masker.
 
"Menggunakan masker di dalam zona warna apa pun, zona merah, zona oranye, zona kuning, zona hijau. Ini adalah upaya yang paling efektif sampai sejauh ini yang berhasil kita lakukan," tutur dia.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif