Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Sirekap, Ikhtiar Memperoleh Kecepatan Hasil Pemilu Terkendala Teknis

Pilkada pilkada serentak bawaslu Pemilu Serentak 2020
Fachri Audhia Hafiez • 15 November 2020 22:01
Jakarta: Anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin, mengatakan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) sebagai usaha penyelenggara pemilu memperoleh hasil pemungutan suara lebih cepat. Namun, program itu masih menemui kendala teknis yang mesti dimaksimalkan.
 
"Ini ikhtiar untuk menjawab itu (memperoleh hasil suara). Untuk mempercepat mendapatkan hasil dengan menggunakan teknologi harus diimbangi dengan kemauan cepat kita untuk menyiapkan segala hal yang bersifat teknis," kata Afif dalam diskusi virtual bertajuk 'Keberlanjutan Sirekap di Pilkada 2020', Minggu, 15 November 2020.
 
Afif menilai penggunaan teknologi suatu keniscayaan yang tidak dapat ditolak. Adaptasi penggunaan teknologi untuk perbaikan pelaksanaan teknis pemilu juga tak bisa dihindarkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, kata dia, penggunaan teknologi harus beriringan dengan dasar hukum yang memuat aturan tersebut. Sehingga saat diimplementasikan tidak dipersoalkan.
 
"Ketika kita masih berdebat regulasinya, maka ini berpotensi untuk disoal oleh banyak pihak," ujar Afif.
 
Baca: KPU Minta Penggunaan Sirekap Dipelototi
 
Bawaslu menemukan ada sejumlah wilayah yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 terkendala sinyal serta ketersediaan listrik. Padahal, kedua elemen itu sangat dibutuhkan untuk menerapkan Sirekap.
 
Bawaslu juga menemukan belum ada ketersediaan perangkat seperti ponsel yang memadai. Dia khawatir kendala itu dapat memperlambat kebutuhan penyelenggara pemilu dalam melaporkan situasi di lapangan.
 
"Jadi ini tentu jadi catatan serius terkait dengan penerapan ini. Kalau kemudian tidak ada orientasi dengan urusan hasil pemilihan yang mengharu biru bisa jadi enggak ada masalah, tapi ini terkait dengan bagaimana seseorang suaranya dianggap dipercayakan kepada sistem," ucap Afif.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif