Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

PDIP Absen di Delapan Wilayah Pilkada 2020

Pilkada pdip pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Fachri Audhia Hafiez • 13 September 2020 22:56
Jakarta: PDIP berpartisipasi hampir di seluruh daerah penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Partai berlogo banteng moncong putih itu hanya absen di segelintir daerah.
 
"Kita hanya absen di delapan daerah," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto dalam konferensi televideo, Minggu, 13 September 2020.
 
Kedelapan daerah itu adalah Kota Cilegon, Kota Poso, Kota Sungai Penuh, Kabupaten Maros, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Agam, dan Kota Bukit Tinggi. Hasto menuturkan, absennya PDIP di sejumlah daerah karena dipengaruhi sejumlah faktor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Megawati: Cakada Cari Harta Jangan Harap Direkomendasikan Lagi
 
Hasto mencontohkan pencalonan di Pilkada Kota Cilegon, Banten. PDIP memiliki hanya 4 kursi DPRD dan tak bisa mengusung calon sendiri.

Begitu pula saat berusaha membangun kerja sama dengan parpol lain, PDIP belum memenuhi syarat. "PDIP menerima, yang penting proses konsolidasi terus berjalan," ucap Hasto.
 
Kemudian di Poso, PDIP hanya memiliki 3 kursi DPRD. Namun PDIP akan menyerahkan dukungan kepada pasangan calon yang paling memiliki karakter ideologi Pancasila.
 
Hasto menegaskan, PDIP akan terus memperbaiki diri dengan melakukan konsolidasi. Sebab kalaupun tak bisa mengusung calon sendiri, lima tahun depan kondisi bisa berubah.
 
"PDI Perjuangan menang ya lima tahun. Kita gunakan kemenangan itu dengan sebaik-baiknya. Kalau kalah juga lima tahun. Kalau kalah, kita perbaiki dengan konsolidasi. Jadi, itu hal biasa," kata Hasto.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif