Peserta menggambar mural bertema sosialisasi Pilkada Serentak 2020 di Nanggalo, Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 29 Agustus 2020. Foto: Antara/Iggoy el Fitra
Peserta menggambar mural bertema sosialisasi Pilkada Serentak 2020 di Nanggalo, Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 29 Agustus 2020. Foto: Antara/Iggoy el Fitra

Bawaslu Minta Cakada Positif Covid-19 Terbuka

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Kautsar Widya Prabowo • 11 Oktober 2020 22:35
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta calon kepala daerah (cakada) yang terpapar virus korona (covid-19) dapat terbuka. Hal ini untuk memudahkan penelusuran individu yang sempat berkontak langsung dengan cakada tersebut.
 
"Kapan, di mana terjadinya penularan sehingga antisipasi penularan berikutnya," ujar anggota Bawaslu Rahmat Bagja kepada Medcom.id, Jakarta, Minggu 11 Oktober 2020.
 
Upaya ini penting untuk dilakukan di tengah tingginya penyelenggaraan kampanye secara tatap muka. Sementara itu, kampanye melalui media daring belum banyak dilakukan cakada.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bagja menambahkan kampanye secara tatap muka memang dibolehkan. Namun, penyelenggara harus mengikuti protokol kesehatan yang diatur Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada dalam Kondisi Bencana Nonalam Covid-19.
 
Pasal 58 huruf (b) menjelaskan apabila peserta tidak memakai media sosial, kampanye pertemuan terbatas secara langsung boleh dilakukan. Namun, KPU mengatur kampanye ini boleh hanya dihadiri maksimal 50 orang. Jaga jarak harus diterapkan minimal satu meter antarpeserta.
 
"Jangan sampai ada protokol kesehatan. (Cakada) harus bisa batasi dirinya, menahan tidak bersalaman, tidak menyetuh tangan, muka dan lainnya," jelas dia.
 
Baca: 700 Lebih ASN Melanggar Netralitas di Pilkada 2020
 
KPU mengumumkan tiga cakada meninggal akibat terpapar covid-19. Mereka yakni calon bupati Bangka Tengah Ibnu Soleh, calon bupati Berau Muharram, dan calon wali kota Bontang Adi Darma.
 
Sementara itu, calon bupati Halmahera Timur Muhdin Mahbu meninggal diduga akibat serangan jantung. Total terdapat empat cakada yang meninggal di tengah tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif