Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

5.655 Data Pemilih di Solo Tak Memenuhi Syarat

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Triawati Prihatsari • 03 Agustus 2020 22:26
Solo: Ribuan orang telah meninggal di Kota Solo, Jawa Tengah, masih tercatat sebagai calon pemilih dalam Pilkada Serentak 2020. Data diketahui usai dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit).
 
"Sebanyak 5.655 warga yang sudah meninggal masih tercatat sebagai calon pemilih. Itu artinya mereka masuk dalam pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS)," ujar Komisioner KPU Solo, Kajad Pamuji Waskito, Senin, 03 Agustus 2020.
 
Kajad mengungkapkan hingga kini KPU Solo telah mencocokan 219.982 data calon pemilih. Sebanyak 10.942 di antaranya dinyatakan TMS karena meninggal maupun pindah domisili.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPU juga menemukan calon pemilih yang bukan merupakan penduduk Kota Solo. "Ada juga pemilih yang tidak dikenal, tapi jumlahnya tidak banyak," imbuh dia.
 
Baca juga:9.850 Data Pemilih di Purworejo Bermasalah
 
Berdasarkan jumlah calon pemilih kategori TMS, selain 5.655 orang telah meninggal, pemilih pindah domisili sebanyak 3.716 orang, pemilih tidak dikenal 1.313 orang, dan pemilih bukan warga Solo sebanyak 222 orang.
 
"Yang lainnya dua pemilih ganda, 14 pemilih dibawah umur, 10 pemilih berstatus TNI dan 10 pemilih berstatus Polri," beber dia.
 
Di sisi lain, KPU Solo juga tengah menyelesaikan tahapan verifikasi syarat dukungan calon perseorangan.
 
"Rekapitulasi dukungan hasil perbaikan calon perseorangan di tingkat Kecamatan akan dilangsungkan pada 17-19 Agustus. Sedangkan rekapitulasi tingkat kota dilakukan pada 20-21 Agustus," jelasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif