Khofifah dan Emil Unggul di Kalangan Pemilih Muslim
Elektabilitas pasangan kandidat Cagub dan Cawagub Jawa Timur terpampang dalam rilis survei Poltracking di Jakarta, Minggu (18/3). MI/Susanto.
Jakarta:Poltracking Indonesia menyebutkan pasangan calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak unggul di sejumlah basis agama dan kultur pemilih. Salah satunya, pemilih muslim.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan, sebanyak 43,1 persen responden yang berlatar belakang muslim mendukung Khofifah dan Emil.


"Sedangkan yang memilih Gus Ipul (Saifullah Yusuf) dan Puti (Guntur Sukarno) sebanyak 35 persen," kata Hanta di Jakarta, Minggu, 18 Maret 2018.

Sementara itu, sebanyak 45,3 persen yang mengaku sebagai warga nahdliyin memilih pasangan Khofifah dan Emil. Sedangkan, sebanyak 37,7 persen lainnya memilih pasangan Gus Ipul dan Puti.

Hanta menjelaskan, Khofifah dan Emil dianggap unggul pada tujuh karakter personal. Tujuh karakter itu di antaranya, peduli dan perhatian kepada masyarakat, jujur, bisa dipercaya, bersih dari praktik korupsi, berprestasi, pintar dan berwawasan luas, ramah atau santun, dan religius.

"Sementara kategori yang meliputi berani dan tegas Gus Ipul dan Puti unggul dibandingkan Khofifah dan Emil meskipun selisihnya sangat tipis hanya 1,6 persen," tegas Hanta.

Namun, dari sisi pemilih sosiologis dan psikologis pasangan Khofifah-Emil unggul dari pasangan calon Gubernur besutan PDI Perjuangan, PKS, Gerindra, dan PKB tersebut. Sedangkan dari pemilih rasional keduanya dinyatakan hampir imbang.

"Sementara peduli, jujur berintegritas dan berpengalaman merupakan kriteria yang diharapkan oleh sebagai responden," pungkas Hanta.

Survei Poltracking Indonesia digelar pada 6 sampai 11 Maret 2018, dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini sebanyak 1.200 responden dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Untuk klaster survei sendiri menjangkau 29 kabupaten dan 9 kota di seluruh Provinsi Jawa Timur secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir dan stratifikasi survei adalah jenis kelamin pemilih. Pengumpulan data dilakukan melalui tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak.




(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id