Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

KPU Tak Bosan Imbau Paslon Kurangi Kampanye Tatap Muka

Pilkada kpu pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Anggi Tondi Martaon • 29 Oktober 2020 14:48
Jakarta: Kampanye tatap muka terbatas memang tidak dilarang selama kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Namun, pasangan calon (paslon) diimbau mengurangi metode tatap muka ini.
 
"Karena ini situasi pandemi," kata Komisioner Komisioner Pemilihan Umum (KPU) I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi kepada Medcom.id, Kamis, 29 Oktober 2020.
 
KPU tak hentinya mengimbau agar paslon menerapkan metode lain saat berkampanye. Salah satunya melakukan sosialisasi visi, misi, dan program secara daring.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) itu mengungkapkan, KPU telah melakukan berbagai upaya meningkatkan penggunaan metode kampanye daring. Salah satunya, menyurati perwakilan KPU daerah gencar menyosialisasikan penggunaan kampanye daring.
 
Baca:KPU Uji Publik 2 Revisi PKPU Besok
 
"(Melakukan) koordinasi dengan tim kampanye agar melakukan itu (kampanye daring)," ungkap dia.
 
Tapi, tidak semua wilayah yang menyelenggarakan Pilkada 2020 bisa menerapkan kampanye daring. Mereka diperkenankan kampanye tatap muka dengan pemilih.
 
Namun, kegiatan tersebut diselenggarakan sesuai aturan main, yakni pembatasan jumlah peserta 50 orang. Selain itu, mengatur jarak dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.
 
"Nah kemudian jika itu dilakukan sesuai ketentuan kami masih memperbolehkan," ujar dia.
 
Penggunaan kampanye tatap muka masih menjadi primadona selama 10 hari ketiga kampanye Pilkada 2020. Tercatat, 13.646 kegiatan kampanye tatap muka dilakukan selama 16-25 Oktober 2020.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif