Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Terkendala Dana, Petugas TPS Hanya Ikut Rapid Test

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Kautsar Widya Prabowo • 12 November 2020 13:36
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya menyediakan rapid test untuk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Tes ini digelar untuk mencegah penyebaran covid-19 saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
 
Komisioner KPU Ilham Saputra menyadari rapid testuntukpetugas di tempat pemungutan suara (TPS) itutidak cukup efektif mendeteksi virus korona. Namun, pihaknya terkendala dana untuk menyediakan swab test yang lebih akurat.
 
"Kita tidak punya pilihan karena memang swab test biayanya lumayan mahal," kata Ilham dalam diskusi virtual, Rabu, 11 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kementerian Kesehatan mematok batasan harga tertinggirapid test antibodi Rp150 ribu. Sementara itu, biaya maksimal swab test dipatok Rp900 ribu.
 
Baca: Pegawai Terpapar Covid-19. Kantor Kecamatan di Tangerang Ditutup
 
Menurut dia, rapid test kepada KPPS dibiayai pemerintah pusat. KPU membuka pintu lebar bagi pemerintah daerah yang ingin menyediakan swab test untuk KPPS.
 
"Ada beberapa daerah yang menyatakan kesanggupannya bisa melakukan swab," tutur dia.
 
Kendati begitu, Ilham memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan disiplin di TPS. Jaga jarak bakal digencarkan. Disinfeksi juga dilakukan rutin dua sampai tiga kali selama proses pemungutan dan penghitungan suara pilkada serentak.
 
"Kira-kira layout yang kita gunakan dengan panjang TPS 10 meter, lebar TPS 8 meter, nanti ada bilik khusus ketika (pemilih) masuk kemudian diukur suhunya," tutur Ilham.
 
Seluruh protokol kesehatan terus disosialisasikan ke 270 daerah penyelenggara pilkada. Simulasi pemungutan dan perhitungan suara sesuai protokol kesehatan akan di gelar di beberapa daerah pada Sabtu, 21 November 2020.
 
"Kita juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan agar akses ambulans dapat diberikan kepada kita kalau terjadi sesuatu," terang Ilham.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif