Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

KPU Surati Perwakilan di Daerah Meminta Paslon Menerapkan Kampanye Daring

Pilkada kpu pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Anggi Tondi Martaon • 24 Oktober 2020 03:47
Jakarta: Metode kampanye daring pada Pilkada 2020 masih rendah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyurati perwakilannya di daerah untuk memanggil seluruh pasangan calon (paslon).
 
"KPU provinsi dan KPU Kabupaten kota untuk memanggil kembali pasangan calon, untuk mengingatkan (penerapan) kembali (kampanye) media daring," kata pelaksana harian (Plh) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra dalam diskusi Ikatan Alumni (Iluni) UI, Jumat, 23 Oktober 2020.
 
Menurut dia, kampanye daring sangat efektif. Metode kampanye ini menghindari potensi penyebaran virus korona.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kampanye daring juga mampu mengumpulkan banyak orang meski tanpa tatap muka langsung. Dengan begitu, masyarakat kapan pun bisa mengikuti sosialisasi program paslon.
 
Ilham menilai perlu ada komitmen dari paslon untuk menerapkan kampanye daring. Sebab, paslon masih banyak yang memilih metode kampanye konvensional di Pilkada 2020.
 
Baca: Sosialisasi Pilkada 2020 Kurang Masif, KPU Dikritik
 
Dia meminta partai politik mengingatkan kembali paslon yang diusung untuk menerapkan kampanye daring. Sehingga, penyebaran covid-19 melalui aktivitas kampanye bisa dihindari.
 
"Kenapa sih kita menyarankan kampanye daring karena risiko penularannya (covid-19) nol persen," ujar dia.
 
KPU mencatat 23 persen paslon menggunakan media daring dan media sosial sebagai alat kampanye. Sebanyak 77 persen paslon masih menggunakan cara lama dengan alasan lebih efektif.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif