Gerindra Persilakan Bawaslu Usut Politik Uang Kadernya

Budi Arista Romadhoni 28 Juni 2018 15:55 WIB
politik uangpilkada serentak
Gerindra Persilakan Bawaslu Usut Politik Uang Kadernya
Sejumlah pelajar menandatangani poster himbauan tolak politik uang saat Deklarasi Sahabat Pengawas Pemilu di Pekalongan, Jawa Tengah
Semarang: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menemukan indikasi politik uang pada masa tenang Pilkada Jateng. Pelanggaran politik uang diduga dilakukan pasangan calon yang diusung koalisi Gerindra, PAN, dan Golkar. 

Menanggapi temuan itu, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah, Abdul Wachid, menuturkan Gerindra sangat terbuka. 


"Ya, kalau ada penemuan dan ada alat bukti dan pelakunya, silakan saja ditindak. Masalah money politic itu kan ramai terjadi, pilgub maupun pilbup," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 28 Juni 2018. 

Dia menuturkan politik uang masih dilakukan untuk mendulang suara karena kondisi ekonomi masyarakat yang masih menengah ke bawah.

"Gerindra terbuka silakan kalau memang ada alat bukti," tegasnya.

Sebelumnya, Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Jawa Tengah, Sri Wahyu Ananingsih, mengungkapkan money politic terbanyak ditemukan di Pemilihan Bupati (Pilgub) Banyumas dan Temanggung. Ada 14 kecamatan yang terindikasi kasus politik uang. 

Terdapat tiga paslon pada Pilbup Temanggung. Pasangan nomor urut 1 Bambang Sukarno-Matoha diusung koalisi PDI Perjuangan dan PKB. 

Baca: Bawaslu Semarang Temukan Dugaan Politik Uang




(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id