Debat Pilwakot Bogor Digelar Malam Ini
Empat pasangan calon Walikota-wakil walikota Bogor-Medcom.id/Rizky Dewantara
Bogor: Komisi Pemilihan Umum Kota Bogor, Jawa Barat, akan menggelar debat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor. Debat akan digelar Sabtu, 5 Mei 2018. 

Debat calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor akan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta nasional.


Komisioner Bidang Hukum KPU Kota Bogor, Siti Natawati mengatakan debat kandidat bagian dari tahapan masa kampanye Pilkada Kota Bogor 2018. Tujuan untuk menajamkan visi dan misi para calon kepala daerah.

"Dalam debat ini pada pasangan calon menajamkan visi dan misinya, supaya diketahui oleh masyarakat luas," kata Siti, Kamis, 5 Mei 2018.

Baca: Pilwalkot Bogor Tetapkan 4 Nomor Urut

Debat kandidat Pilkada Kota Bogor diikuti keempat pasangan calon. Yakni pertama Achmat Ru'yat dengan Zainul Mutaqin, kedua Edgar Suratman dengan Sefwelly Gynanjar, ketiga Bima Arya Sugiarto dengan Dedie A Rachim, dan keempat Danang Danubrata dengan Sugeng Teguh Santoso.

Siti mengatakan melalui debat itu masyarakat secara luas dapat mengenal dan mengetahui kualitas masing-masing pasangan calon melalui penjabaran visi
dan misinya.

Dengan mengetahui kualitas tersebut diharapkan masyarakat tidak ragu lagi dalam memilih calon kepala daerah pada pemilihan nanti. "Target KPU adalah meningkatkan partisipasi pemilihan sebesar 80 persen," ucapnya.

Debat kandidat pertama Pilwakot Bogor 2018 ini mengangkat tema "Memajukan Daerah Menyejahterakan Rakyat". Debat terbagi beberapa sesi, setiap sesi ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh masing-masing pasangan calon.

KPU melibatkan tim perumus dari kalangan akademisi dan lembaga swadaya masyarakat untuk merumuskan sejumlah pertanyaan dalam debat kandidat. Tim perumus berjumlah empat orang, terdiri dari tiga akademisi dan satu LSM. "Pertanyaan dirumuskan mengacu pada visi dan misi pasangan calon," terang Siti.

Debat dirancang seinteraktif mungkin. Setiap calon wali kota dan wakil wali kota diarahkan mampu berinteraksi. Akan ada mengajukan pertanyaan oleh wali kota dengan wali kota lainnya, dan antar wakil wali kota saling mengajukan pertanyaan. "Semua tereksplor kualitasnya dalam debat ini, baik wali kota maupun wakil wali kotanya," paparnya.

Selain untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada 2018, kegiatan debat kandidat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan Pilwakot Bogor. Baik secara tahapan, jadwal dan program.

"Debat kandidat ada dua kali, yang pertama di Jakarta, dan yang kedua akan kita gelar di Bogor," papar Siti.

Siti menambahkan untuk keberangkatan para Paslon dan pendukungnya, KPU memfasilitas empat unit bus. Setiap paslon hanya dibolehkan membawa pendukung sebanyak 60 orang.

"Setiap paslon kita batasi jumlah pendukung hanya boleh 60 orang, keberangkatan dikawal petugas kepolisian," pungkas Siti.




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id