Cegah Paslon Tunggal, KPU Perpanjang Masa Pendaftaran Calon

Marcheilla Ariesta 14 Januari 2018 23:14 WIB
kpupilkada 2018
Cegah Paslon Tunggal, KPU Perpanjang Masa Pendaftaran Calon
Ilustrasi. (MTVN)
Jakarta: Mahkamah Konstitusi memerintahkan agar tidak ada pasangan calon tunggal dalam pemilihan umum daerah. Pasangan calon (paslon) tunggal boleh meneruskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) apabila Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah bersungguh-sungguh mengupayakan agar tidak terjadi pasangan calon tunggal.

Karena perintah MK tersebut, Ketua KPU RI Arief Budiman menyatakan pihaknya melakukan dua cara, salah satunya memperpanjang masa pendaftaran.

"Yang dilakukan KPU untuk memennuhi perintah MK adalah membuka atau memperpanjang masa pendaftaran. Kedua, mempersilakan koalisi paslon yang ada untuk dibongkar," kata dia saat ditemui di kantor KPU RI, Jakarta, 14 Januari 2018. Namun, kata Arief untuk membongkar paslon tersebut, ada syarat yang harus ditempuh. Parpol yang tersisa jumlahnya kurang dari 20 persen.

"Karena beberapa kali kita bukan perpanjang masa pendaftaran, maka partai yang daftar ini jumlahnya kurang dari 20 persen, ya tetap tidak bisa daftar. Itulah mengapa kami persilakan kalau kurang dari 20 persen. Silakan dibongkar lalu berkoalisi dengan yang belum daftar," ungkapnya.

Hingga saat ini, ada 13 calon tunggal di berbagai daerah yang akan ikut Pilkada pada 2018. KPU mengupayakan bursa pemilihan kepala daerah tidak hanya diikuti satu pasangan calon. Upaya yang dilakukan dengan memperpanjang masa pendaftaran paslon selama tiga hari. 

Untuk mekanismenya, Arief mengatakan akan ada sosialisasi kepada masyarakat dan parpol sebelum perpanjangan masa pendaftaran.




(LDS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360