Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat saat blusukan di Klender, Jakarta Timur. Foto: MTVN/Araga Sumantri.
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat saat blusukan di Klender, Jakarta Timur. Foto: MTVN/Araga Sumantri.

Renovasi Rumah Kumuh dan Pasukan Merah ala Ahok-Djarot

Pilkada rumah rusak pilgub dki 2017
Arga sumantri • 19 Maret 2017 15:17
medcom.id, Jakarta: Rumah kumuh di Ibu Kota jadi perhatian calon Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. Dia menilai perlu ada solusi terhadap fenomena ini.
 
Pasangan Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama itu mencetuskan program renovasi rumah kumuh. Pemprov DKI, kata dia, nantinya bakal memerintahkan perangkat di tingkat dasar buat mendata rumah warga yang memang sangat butuh direnovasi.
 
Biar program itu jalan cepat, lanjut Djarot, pekerja bangunan renovasi rumah kumuh bakal direkrut dari warga sekitar. Djarot menamainya dengan Pasukan Merah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bentuknya, mirip seperti Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) alias 'Pasukan Oranye'. Pasukan Merah juga bakal disiapkan di setiap kelurahan.
 
"Masing-masing Kelurahan nanti direkrut 20 orang sebagai Pasukan Merah," kata Djarot saat menyambangi warga di Jalan Buaran I, Klender, Jakarta Timur, Minggu 19 Maret 2017.
 
Pasukan Merah ini, kata Djarot, bakal pula mendapat pelatihan memperbaiki rumah. Misalnya, memasang baja ringan, keramik, atau menyemen.
 
Mereka juga bakal digaji setara upah minimum regional (UMR). "Jadi pegawai harian lepas, gaji UMR, tunjangan kesehatan, dan pendidikan bagi keluarganya," sebut Djarot.
 
Baca:Perbaiki Pemukiman Kumuh, Bank Dunia Kucuri Indonesia USD216,5 Juta
 
Perangkat di tingkat RT dan RW, bakal diperintahkan buat mendata warga yang menganggur dan berminat untuk jadi kuli bangunan. Syarat perekrutan, asal rajin dan benar-benar mau bekerja.
 
"Ijazah enggak perlu. Yang penting mau kerja dan bisa baca tulis, yang mau kerjalah," ujar dia.
 
Menurut Djarot, duitnya bakal berasal anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Jakarta bagi Pasukan Merah. Dana itu masuk dalam program perbaikan sanitasi lingkungan. Setelah aktif kembali sebagai wakil gubernur DKI, program itu langsung digodok.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif