Bank penyalur FLPP terbanyak selama 2021. Ilustrasi: Shutterstock
Bank penyalur FLPP terbanyak selama 2021. Ilustrasi: Shutterstock

10 Bank Penyalur KPR FLPP Terbanyak Selama 2021

Properti Program Sejuta Rumah rumah tapak Kementerian PUPR Rumah Subsidi FLPP
Rizkie Fauzian • 27 Agustus 2021 20:00
Jakarta: Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mengadakan evaluasi bank pelaksana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 2021. Dari evaluasi tersebut, tiga bank dengan performa terbaik.
 
Dari penilaian yang dilakukan oleh PPDPP terhadap 41 bank pelaksana ini, terdapat tiga bank dengan performa terbaik yaitu Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Nagari dan Jambi Syariah.
 
Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, evaluasi bank pelaksana meliputi 12 parameter, yaitu lama waktu tunggu user SiKasep, kepatuhan penyampaian berkas asli, sosialisasi dan edukasi, ketepatan sasaran penyaluran dana FLPP, tindak lanjut surat peringatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemudian penyiapan stiker/plat KPR sejahtera sesuai format, penyediaan seluruh data penyaluran dana FLPP, perubahan data debitur, penyampaian data debitur aktif, penyampaian rekening koran tepat waktu, rekonsiliasi dan jadwal angsuran serta pelunasan dipercepat," jelasnya dikutip dari laman resmi, Jumat, 27 Agustus 2021.
 
Sedangkan dari sisi parameter layanan terdapat 10 bank terbaik meliputi sisi kecepatan dalam merespon daftar antrian SiKasep, Kepatuhan penyampaian berkas asli dan sosialisasi, yaitu Bank Sumut Syariah, Jambi Syariah, DKI, NTB Syariah, BNI, Riau Kepri Syariah, Riau Kepri, BRI Agroniaga, Sulselbar dan Nagari Syariah.
 
"Saya masih terus mengingatkan kepada bank pelaksana untuk mempercepat layanan antrian user SiKasep, karena dari evaluasi yang kami lakukan, rata-rata bank pelaksana baru melayani 100 hari lamanya. Dan menurut saya itu masih terlalu lama," jelasnya.
 
Sementara itu, dari sisi realisasi tertinggi, 10 bank terbaik diraih oleh BTN sebanyak 65.771 unit, BTN Syariah sebanyak 14.052 unit, BNI sebanyak 12.832 unit, BRI sebanyak 7.212 unit, BJB sebanyak 4.153 unit.
 
Kemudian BSI sebanyak 3.607 unit, Mandiri sebanyak 1.549 unit, Kalbar sebanyak 1.131 unit, Sumselbabel sebanyak 1.155 unit dan Sulselbar sebanyak 1.007 unit.
 
Berdasarkan rekapitulasi okupansi tingkat hunian rumah KPR Sejahtera per yang telah akad dari 2016 hingga 2020 terdapat 74,7 persen yang dihuni sendiri dari 32.255 unit.
 
"Ini hal menggembirakan, rumah KPR Sejahtera FLPP tingkat huniannya sudah tinggi setahun setelah akad kredit dilaksanakan," ujar Arief.
 
Sementara itu dari sisi keuangan, evaluasi yang dilakukan kepada bank pelaksana mengalami peningkatan dibandingkan TW sebelumnya.
 
Dari bank pelaksana yang ada, 94 persen bank pelaksana sudah aktif menyampaikan data debiturnya, penyampaian rekening koran tepat waktu sebanyak 84 persen, pelunasan dipercepat mencapai 100 persen, sedangkan rekonsiliasi dan jadwal angsuran mencapai 96 persen.
 

 

(KIE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif