Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Bawaslu Janji Hasil Pengawasan Pilkada Tak Ditutup-tutupi

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Theofilus Ifan Sucipto • 16 November 2020 09:28
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berjanji transparan menyampaikan hasil pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Transparansi diperlukan agar publik yakin hasil pilkada sah.
 
"Apa yang dilakukan Bawaslu orang perlu tahu. Jadi menyampaikan apa yang kita kerjakan itu adalah sudah keharusan," kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin dalam keterangan tertulis, Senin, 16 November 2020.
 
Afifuddin mengatakan masyarakat memiliki ekspektasi yang tinggi pada peran Bawaslu. Sehingga data-data hasil pengawasan pilkada di daerah harus disampaikan pada publik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Proses pengumpulan data, kata Afifuddin, dimulai saat Bawaslu pusat menarik data dari Bawaslu daerah untuk setiap tahap pilkada. Penarikan data mencakup tahapan pendaftaran pencalonan, pengambilan nomor urut, kampanye, dan dana kampanye.
 
"Serta kampanye di media sosial yang menjadi domain bagian pengawasan data untuk diberikan ke masyarakat," kata dia.
 
Baca: KPU: Data 1,7 Juta Pemilih Belum Rekam KTP-el Hasil Koordinasi Dukcapil Daerah
 
Afifuddin merasakan manfaat dari pengumpulan data Bawaslu yang lengkap. Salah satunya hafal jumlah kampanye tatap muka mulai sepuluh hari pertama sampai sepuluh hari ketiga.
 
Informasi tersebut bisa digunakan Bawaslu untuk mengingatkan daerah menggalakkan kampanye virtual. Kemudian menindak pelanggar protokol kesehatan saat tahapan pilkada. Afifuddin berharap masyarakat bisa ikut memantau tahapan pesta demokrasi melalui data Bawaslu.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif