Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Memanfaatkan Kondisi Psikologis dalam Masa Pilkada

Pilkada Virus Korona pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Sri Yanti Nainggolan • 20 September 2020 01:44
Jakarta: Mantan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini menilai kondisi psikologis bisa dimanfaatkan untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2020 di masa pandemi covid-19. Pemanfaatan kondisi psikologis itu dianggap ampuh untuk membuat masyarakat tertib dalam menjalankan protokol kesehatan.
 
Menurut dia, kondisi psikologis ini juga dimanfaatkan dalam mengawasi pelaksaan pilkada ketimbang mengurusi mekanisme penegakan hukum yang tak kunjung diatur. Pemanfaatan kondisi ini bisa dilakukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19.
 
"Kita sebagai kucing tak usah jadi macan, tapi berkawan dengan macan, misalnya Satgas Covid yang rujukannya ditaati," kata Nur dalam diskusi daring Radio Smart FM, Sabtu, 19 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Masa Kampanye Pelanggar Protokol Kesehatan Diusulkan Dipotong
 
Nur menilai faktor psikologis juga muncul saat Ketua KPU Arief Budiman dinyatakan positif covid-19. Hal itu menunjukkan ada masalah dalam protokol kesehatan pada penyelenggara pemilu.
 
"Artinya, secara internal ada masalah (terkait protokol kesehatan covid-19)," ujar dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro itu.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif