Berbagai momen unik dan rekor menawan tercipta dalam ajang Piala Dunia yang dimenangkan oleh Italia tersebut. Namun, yang paling menyorot perhatian adalah banyaknya keputusan para pemimpin laga yang menjadi kontroversi.
Terdapat 64 laga yang dimainkan sejak fase grup hingga final Piala Dunia 2006. Dari sekian banyak laga tersebut, 16 di antaranya selalu menimbulkan protes. Meski begitu, hanya dua pertandingan saja yang vonis pelanggarannya dianggap paling tidak biasa.
Tiga Kartu Kuning untuk SimunicKlik di sini: Pemain Incaran Liverpool dan Arsenal Merapat ke Atletico Madrid
Keputusan wasit paling kontroversial langsung terlihat ketika Kroasia dan Australia memainkan fase penyisihan untuk menentukan runner up Grup F. Saat itu, Graham Poll yang bertugas memimpin laga secara tidak sengaja memberikan tiga kartu kuning untuk mengusir Josip Simunic.
Kartu kuning pertama untuk bek Kroasia itu diberikan setelah melanggar Harry Kewell pada menit ke-61. Setelah itu, Poll memberikan kartu kuning kedua lantaran Simunic melakukan pelanggaran di depan matanya pada menit ke-90. Namun anehnya, Simunic baru diusir keluar lapangan ketika Poll mengangkat kartu kuning ketiga pada menit 90+3.
Protes keras dari Federasi Sepak Bola Australia langsung menghantam FIFA setelah pertandingan tersebut. Seluruh media dari belahan dunia maupun pengamat sepak bola juga tidak mau ketinggalan ikut memberikan kritik pedas. Imbasnya, Poll langsung pensiun atau kapok memimpin laga internasional.
Empat Kartu Merah dalam Satu Laga
Valentin Ivanov mencatatkan namanya sebagai wasit pertama di ajang Piala Dunia yang mengeluarkan empat kartu merah dalam satu pertandingan. Rekor tersebut ia ciptakan ketika memimpin pertandingan Portugal vs Belanda pada babak 16 besar Piala Dunia 2006.
Laga yang dimenangkan Portugal dengan skor tipis 1-0 tersebut memang berlangsung dengan tensi tinggi. Bahkan, Cristiano Ronaldo yang baru berusia 21 tahun harus digantikan pada babak pertama karena tackle keras bek Belanda, Khalid Boulahrouz.
Sama dengan tensi pertandingan, tekanan yang dimiliki Ivanov untuk memimpin pertandingan juga tinggi. Alhasil, ia harus rajin mengeluarkan kartu kuning dan kartu merah untuk menenangkan laga.Klik di sini: Ronaldo Berharap Salah Pulih dan Ikut Bersaing Meraih Ballon d'Or
Dari pihak Portugal, ada Costinha dan Deco yang harus diusir wasit. Sementara itu, dari sisi Belanda, ada Boulahrouz dan Giovanni van Bronckhorst yang menerima kartu merah. Jumlah tersebut belum termasuk dengan delapan pemain lainnya yang menerima kartu kuning.
Seluruh kartu merah yang diberikan Ivanov juga berasal dari akumulasi kartu kuning. Jadi jika ditotal, wasit asal Rusia itu telah mengeluarkan 16 kartu kuning yang mana jumlah tersebut juga menyamai rekor kartu kuning terbanyak dalam satu pertandingan di Piala Dunia.
Kritik pedas langsung menyerang Ivanov seusai pertandingan tersebut. Kedua belah pihak yang bertanding (timnas Portugal dan Belanda) maupun FIFA ikut memcibir buruknya kepemimpinan Ivanov. Namun, sikapnya yang rajin memberi kartu itu sempat dibela oleh Asosiasi Sepak Bola Jerman.
Drama Italia sebagai Juara
Italia keluar sebagai juara Piala Dunia 2006 setelah menaklukkan Prancis lewat adu penalti dengan skor, 5-3. Laga terpaksa diselesaikan lewat adu penalti karena kedua tim bermain imbang 1-1 saat memainkan waktu normal maupun babak tambahan.
Final Piala Dunia 2006 berlangsung sangat dramatis karena Prancis mampu unggul lebih dulu lewat tendangan penalti Zinedine Zidane ketika laga baru bergulir tujuh menit. Sementara itu, Italia baru mampu menyamakan kedudukan melalui Marco Materazzi pada menit ke-19.

Momen Fabio Cannavaro mengangkat trofi Piala Dunia 2006 (FIFA)
Menariknya, kedua pemain yang mencetak gol tersebut malah terlibat friksi ketika tensi laga makin tegang pada babak tambahan. Saat itu, Zidane terpaksa dikartumerah karena secara terang-terangan menanduk dada Materazzi.
Berikut fakta menarik seputar Piala Dunia 2006:
1. 10 pemain ikut menyumbang gol saat timnas Italia mengoleksi 12 gol di sepanjang perhelatan Piala Dunia 2006 (tidak termasuk adu penalti). Ini merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
2. Fabio Grosso dan Alessandro Del Piero menjadi penyelamat Italia saat menghadapi Jerman pada semifinal Piala Dunia 2006. Berkat gol keduanya yang lahir pada saat babak tambahan itu, Italia bisa melaju ke final dan menjaga rekor tak terkalahkan atas Jerman.
3. Zidane dikartumerah pada fase final karena secara tiba-tiba menanduk dada Materazzi. Beberapa hari seusai laga, beredar kabar bahwa Zidane lepas kendali karena Materazzi telah menghina ibunya.
4. Marcus Allback menjadi pemain yang mencetak gol ke-2000 di Piala Dunia. Gol tersebut ia cetak ketika membantu Swedia menahan imbang Inggris 2-2 pada fase grup Piala Dunia 2006.
5. Terdapat empat gol bunuh diri di ajang Piala Dunia 2006. Jumlah itu menyamai gol bunuh diri terbanyak yang pernah tercipta pada Piala Dunia 1954 dan 1988.
6. Swiss merupakan negara pertama di ajang Piala Dunia yang gagal mencetak satupun gol saat adu penalti. Tren negatif itu mereka terima saat dikalahkan Ukraina pada babak 16 besar Piala Dunia 2006.
7. Meski begitu, Swiss telah melewati fase grup Piala Dunia 2006 sebagai tim yang belum pernah kebobolan. Torehan tersebut bahkan belum pernah dimiliki negara peserta manapun di ajang Piala Dunia lainnya.
8. Terdapat 345 kartu kuning dan 28 kartu merah yang dikeluarkan wasit dalam seluruh pertandingan Piala Dunia 2006. Jumlah tersebut mengalahkan rekor jumlah kartu kuning dan kartu merah terbanyak yang pernah dikeluarkan pada Piala Dunia 1998.
Salah Diharapkan Bisa Tampil Lawan Uruguay
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(FIR)
