SEJARAH PIALA DUNIA

  • Uruguay
    1930
    Uruguay
    T-Model
    JUARAUruguay
    TOP SCOREGuillermo Stabile (8 gol - Argentina)

    Piala Dunia 1930 merupakan gelaran pertama pesta sepak bola dunia. Tak ada sesi kualifikasi
    untuk bisa mengikutinya. FIFA mengundang semua anggota mereka, termasuk dari Eropa. Sayangnya tak semua meresponsnya dengan antusias. Mayoritas negara Eropa enggan mengikutinya lantaran minimnya pilihan transportasi kala itu. Alhasil, Piala Dunia pertama hanya diikuti 13 negara. 
    Uruguay tampil sebagai juara usai mengalahkan rival mereka, Argentina dengan skor 4-2.

  • Italia
    1934
    Italia
    Federale 102
    JUARAItalia
    TOP SCOREOldrich Nejedly (5 gol - Republik Ceko)

    Di gelaran kedua Piala Dunia, Uruguay sebagai juara bertahan menolak tampil sebagai bentuk balasan atas keengganan negara-negara Eropa di Piala Dunia pertama. Yang menarik, di Piala Dunia ini, tuan rumah Italia harus mengikuti babak kualifikasi. Ini jadi yang pertama dan terakhir tuan rumah tidak otomatis lolos ke putaran final. Total ada 16 kontestan dari tiga konfederasi.
    Italia tampil sebagai juara usai mengalahkan rival mereka, Republik Ceko dengan skor 2-1.

  • Prancis
    1938
    Prancis
    Allen Officiel
    JUARAItalia
    TOP SCORELeonidas (7 gol - Brasil)

    Kesuksesan Italia tampil sebagai juara pada edisi ketiga Piala Dunia di Prancis diiringi dengan kabar mencengangkan. Konon kabarnya, kesuksesan Italia menaklukkan Hungaria 4-2 di final tidak lepas dari campur tangan pemimpin otoriter Italia, Benito Mussolini. Isunya sebelum pertandingan final, ia mengirim telegram ke pemain Italia yang bunyinya “Menang atau mati!”

  • Brasil
    1950
    Brasil
    Superball Duplo T
    JUARAUruguay
    TOP SCOREAdemir (8 gol - Brasil)

    Setelah vakum selama 12 tahun karena Perang Dunia Kedua, Piala Dunia kembali dihelat FIFA pada 1950. Saat itu, format turnamen diubah induk sepak bola dunia tersebut, yakni menerapkan sistem grup pada babak final. Uruguay akhirnya keluar sebagai juara pada turnamen itu setelah mengalahkan Brasil di final. Momen ini menjadi kenangan pahit buat Brasil yang kemudian diingat dengan sebutan Tragedi ”Maracanazo”.

  • Swiss
    1954
    Swiss
    Swiss World Champion
    JUARAJerman Barat
    TOP SCORESandor Kocsis (11 gol - Hungaria)

    Piala Dunia 1954 mencatatkan sejumlah rekor. Salah satunya soal produktivitas gol. Dari 26 pertandingan, tercipta 140 gol. Itu berarti tercipta 5,38 gol di setiap pertandingan. Rekor berikutnya adalah pencetak gol terbanyak dengan jumlah bermain paling minim (Sandor Kocsis dari Hungaria - 5 main, 11 gol). Jerman Barat yang mengandalkan bintangnya, Fritz Walter merebut trofi perdananya usai mengalahkan Hungaria 3-2 di final.

  • Swedia
    1958
    Swedia
    Top Star
    JUARABrasil
    TOP SCOREJustine Fontaine (13 gol - Prancis)

    Piala Dunia 1958 yang digelar di Swedia adalah awal mula Brasil menguasai dunia. Selecao merebut gelar juara perdana di pentas Piala Dunia tahun ini dengan mengalahkan tuan rumah di final. Perhelatan ini sekaligus memperkenalkan pemain sepak bola terbesar di dunia, yakni Pele. Dia masih berusia 17 tahun dan berhasil mencetak enam gol.

  • Cile
    1962
    Cile
    Crack Top Star
    JUARABrasil
    TOP SCOREGarrincha, Vava (Brasil), Leonel Sanchez (Ceko), Flórián Albert (Hungaria), Valentin Ivanov (Uni Soviet), Drazan Jerkovic (Yugoslavia) – 6 gol

    Piala Dunia 1962 di Cile tercatat sebagai salah satu gelaran paling brutal dalam sejarah Piala Dunia. Momen tersebut tersaji pada laga Cile kontra Italia, di mana pemain kedua kubu beberapa kali terlibat baku hantam. Dua pemain Italia Mario David dan Giorgio Ferrini akhirnya harus dikeluarkan dari lapangan. Insiden inilah yang kemudian jadi cikal bakal diterapkannya aturan kartu kuning dan merah pada Piala Dunia 1970. Di luar insiden itu, Brasil sukses merebut trofi keduanya usai menaklukkan Republik Ceko, 3-1. 

  • Inggris
    1966
    Inggris
    Slazenger
    JUARAInggris
    TOP SCOREEusebio (6 gol - Portugal)

    Inggris berjaya di tanah sendiri saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1966 usai mengalahkan Jerman Barat 4-2 setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 di waktu normal. Sayangnya, ada kontroversi yang mengiringi kesuksesan tersebut. Gol Geoff Hurst yang membawa Inggris unggul 3-2 di babak extra tim diperdebatkan karena kubu Jerman Barat menyebut bola belum melewati garis. Namun, pada akhirnya wasit mengesahkan gol tersebut.

  • Meksiko
    1970
    Meksiko
    Adidas Telstar
    JUARABrasil
    TOP SCOREGerd Mueller (10 gol – Jerman Barat)

    Piala Dunia 1970 menjadi yang pertama diselenggarakan di Amerika Tengah/Utara dan pertama kali disiarkan di televisi berwarna. Banyak juga terobosan baru diaplikasikan. Di antaranya diberlakukannya kartu kuning dan merah, pergantian pemain maksimal 2, dan sistem selisih gol sebagai penentu ketika ada dua atau lebih tim memiliki poin sama di penyisihan grup. Brasil tampil sebagai juara dengan mengalahkan Italia 4-1. Pemain sayap Brasil, Jaizirinho mencatat rekor selalu mencetak gol mulai dari babak penyisihan hingga final. Rekor yang belum terpecahkan hingga kini.

  • Jerman Barat
    1974
    Jerman Barat
    Adidas Telstar Durlast
    JUARAJerman Barat
    TOP SCOREGrzegorz Lato (7 gol - Polandia)

    Jerman Barat berjaya di tanah sendiri. Tampil impresif sejak penyisihan grup, konsistensi Gerd Mueller dkk terus terpelihara hingga babak final. Menghadapi Belanda di partai puncak, Jerman Barat menang dengan skor tipis 2-1.

  • Argentina
    1978
    Argentina
    Adidas Tango River Plate
    JUARAArgentina
    TOP SCOREMario Kempes (6 gol –Argentina)

    Piala Dunia 1978 menjadi penanda hadirnya confetti atau kertas putih yang biasa dihamburkan penonton sebelum pertandingan dimulai. Confetti ini selalu menghiasi laga-laga yang dimainkan Argentina. Bahkan, lapangan hampir berubah jadi putih karena confetti saat Argentina mengalahkan Belanda 3-1 lewat babak extra time setelah imbang 1-1 di waktu normal.

  • Spanyol
    1982
    Spanyol
    Adidas Tango Espana
    JUARAItalia
    TOP SCOREPaolo Rossi (6 gol - Italia)

    Turnamen Piala Dunia untuk pertama kalinya diikuti oleh 24 negara pada 1982. Sebab, sebelumnya, FIFA hanya membatasi 16 kuota untuk peserta pada turnamen-turnamen sebelumnya. Italia berhasil menjadi jawara pada turnamen kali ini. Sempat diragukan karena tidak pernah menang di fase grup, Gli Azzurri justru sukses mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3-1 di final, sekaligus memastikan gelar ketiga mereka di Piala Dunia.  Ini Jadi prestasi istimewa buat sepak bola Italia yang baru tersandung skandal pengaturan pertandingan. Juga untuk Paolo Rossi yang baru bebas dari sanksi larangan tampil karena terlibat dalam pengaturan skor.

  • Meksiko
    1986
    Meksiko
    Azteca
    JUARAArgentina
    TOP SCOREGarry Lineker (6 gol - Inggris)

    Kejadian Piala Dunia 1986 yang paling diingat tapi kontroversial adalah gol tangan Tuhan Diego Maradona ke gawang Inggris di babak perempat final. Sampai sekarang kejadian itu masih dibicarakan tak akan pernah dilupakan publik Inggris. Di sisi lain, Maradona menjadi pemain terbaik dalam gelaran ini dan Argentina merengkuh gelar kedua mereka setelah mengalahkan Jerman Barat 3-2.

  • Italia
    1990
    Italia
    Adidas Etrusco Unico
    JUARAJerman Barat
    TOP SCORESalvatore Schillaci (6 gol - Italia)

    Piala Dunia 1990 tercatat sebagai yang paling minim gol. Tercatat hanya 115 gol tercipta dari 52 laga (2,21 gol per laga). Piala Dunia 1990 juga tercatat sebagai yang paling banyak dikeluarkannya kartu merah (16). Jerman Barat tampil sebagai juara usai mengalahkan Argentina 1-0. Raihan ini membuat Jerman Barat menyamai rekor Brasil yang sama-sama mengoleksi tiga gelar juara.

  • Amerika Serikat
    1994
    Amerika Serikat
    Adidas Questra
    JUARABrasil
    TOP SCOREHristo Stoitchkov, (Bulgaria) Oleg Salenko, (Rusia) – 6 Gol

    Untuk kali pertama, Amerika Serikat dipercaya sebagai tuan rumah Piala. Awalnya, sempat ada kekhawatiran bahwa Piala Dunia 1994 tidak akan berlangsung meriah karena sepak bola tidak populer di Amerika. Tapi, nyatanya Piala Dunia 1994 menjadi salah satu yang tersukses dengan menyedot 3,6 juta penonton. Salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah Piala Dunia. Sementara itu, Brasil tampil sebagai juara di edisi ini usai menang adu penalti atas Italia. Bintang Italia, Roberto Baggio gagal mengeksekusi penalti kala itu.

  • Prancis
    1998
    Prancis
    Adidas Tricolore
    JUARAPrancis
    TOP SCOREDavor Suker (6 gol, Kroasia)

    Zinedine Zidane menjadi aktor penting di Piala Dunia 1998. Menghadapi Brasil di partai final, Zidane memborong dua gol plus satu gol tambahan yang dilesakkan oleh Emmanuel Petit. Prancis menang dengan skor 3-0 dan berhak atas gelar Piala Dunia pertama di negara sendiri.

  • Korea Selatan-Jepang
    2002
    Korea Selatan-Jepang
    Adidas Fevernova
    JUARABrasil
    TOP SCORERonaldo (8 gol - Brasil)

    Piala Dunia 2002 menjadi kali pertama negara Asia dan dua negara dipercaya jadi tuan rumah. Ini juga menjadi momen terakhir diterapkannya aturan golden goal. Sayangnya, ini juga tercatat sebagai Piala Dunia paling kontroversial sepanjang sejarah. Korea Selatan lolos ke semifinal usai menang kontroversial atas Italia dan Spanyol. Piala Dunia ini juga menjadi momen kesuksesan Brasil merebut trofi Piala Dunia kelimanya usai mengalahkan Jerman di final dengan skor 2-0.

  • Jerman
    2006
    Jerman
    Adidas Teamgeist
    JUARAItalia
    TOP SCOREMiroslav Klose (5 gol – Jerman)

    Tandukan Zinedine Zidane ke dada Marco Materazzi di partai final antara Prancis kontra Italia menjadi momen yang paling tidak terlupakan dari Piala Dunia 2006. Akibat kartu merah yang diterima Zidane, Prancis harus mengakui keunggulan Italia lewat drama adu penalti setelah sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1.

  • Afrika Selatan
    2010
    Afrika Selatan
    Adidas Jabulani
    JUARASpanyol
    TOP SCOREDiego Forlan (Uruguay), Thomas Mueller (Jerman), Wesley Sneijder (Belanda), David Villa (Spanyol) - 5 gol

    Afrika Selatan menjadi negara benua Afrika pertama yang ditunjuk sebagai tuan
    rumah. Piala Dunia 2010 diikuti 32 tim dari 6 konfederasi. Spanyol menjadi
    juara setelah mengalahkan Belanda 1-0 di partai final lewat gol semata wayang
    Andres Iniesta di babak tambahan waktu menit ke-116. Piala Dunia 2010 diwarnai kontroversi tidak disahkannya gol Frank Lampard saat Inggris ditekuk Jerman 1-4 di babak 16 besar. Padahal, dalam tayangan ulang jelas terlihat bahwa bola sudah melewati garis gawang.

  • Brasil
    2014
    Brasil
    Adidas Brazuca
    JUARAJerman
    TOP SCOREJames Rodriguez (6 gol – Kolombia)

    Misi Brasi untuk menghapus kenangan buruk Piala Dunia 1950 yang dikenal dengan sebutan tragedi ”Maracanazo” (Brasil kalah 2-1 dari Uruguay di Rio de Janeiro), berakhir pilu. Di hadapan publiknya, Brasil malah dipermalukan Jerman 1-7 di semifinal. Ini menjad kekalahan terburuk sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut. Jerman akhirnya keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina 1-0 di final.

Medcom.id © Copyright 2018, All Rights Reserved