Mahasiswa wajib tahu, ini ciri-ciri burnout dan cara mengatasinya Foto: Pexels
Mahasiswa wajib tahu, ini ciri-ciri burnout dan cara mengatasinya Foto: Pexels

Mahasiswa Wajib Tahu, Ini Ciri-ciri Burnout Belajar dan Cara Mengatasinya

Pendidikan kesehatan mental Perguruan Tinggi Mahasiswa Burnout
Muhammad Syahrul Ramadhan • 25 November 2021 19:46
Jakarta: Burnout atau kelelahan maupun kejenuhan ekstrem nyatanya tidak hanya menyerang pekerja tetapi juga mahasiswa. Dikutip dari Instagram Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi @ditjen.dikti mahasiswa juga mengalami burnout, kondisi ini semakin banyak ditemukan selama perkuliahan daring.
 
Perkuliahan daring membuat banyak mahasiswa mengalami burnout atau kelelahan
maupun kejenuhan ekstrim. Hal karena selama perkuliahan daring membuat semakin banyak tugas yang mesti dituntaskan.
 
Mahasiswa Wajib Tahu, Ini Ciri-ciri Burnout Belajar dan Cara Mengatasinya
(Burnout belajar karena kelelahan ekstrim Foto: Pexels)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keadaan ini membuat tubuh dan otak secara terus menerus dipaksa untuk belajar maupun bekerja dalam waktu yang cukup panjang tanpa adanya jeda istirahat. Efeknya, bukan hanya sekedar lelah fisik, tapi juga mengancam kesehatan mental. Burnout karena belajar ini disebut juga learning burnout.

Ciri-ciri burnout

Ciri-ciri burnout bisa dilihat dari fisik dan kondisi mental. Dikutip dari Instagram Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi terdapat beberapa karakteristik burnout.
  • Tubuh merasa lelah berkepanjangan, sakit kepala, dan susah tidur
  • Lelah mental, mudah frutasi maupun cemas hingga depresi
  • Demotivasi dalam memulai segala aktivitas
  • Kehilangan kemampuan akademik dan kepercayaan diri dalam melakukan sebuah aktivitas
  • Kurangnya kemampuan untuk konsentrasi secara penuh.

Apakah burnout bisa diatasi? Meski terlihat berat, burnout ternyata bisa diatasi dengan beberapa cara.

Cara mengatasi burnout

1. Buat prioritas

Cara pertama yang bisa dilakukan dengan membuat skala prioritas. Pilah tugas maupun materi mana yang harus dikerjakan atau dipelajari terlebih dahulu. Dengan begitu, energi tidak banyak terkuras.

2. Buat jadwal

Jadwal di sini bisa mengatur durasi belajar atau pengerjaan tugas. Pastikan, jadwalkan juga untuk rehat sejenak seperti untuk makan atau sekadar menonton televisi.
Jaga keseimbangan hidup

3. Menjaga keseimbangan hidup

Dikutip dari Alodokter, penting juga untuk menjaga keseimbangan  hidup. Kamu juga perlu untuk mengambil waktu sejenak untuk bersantai dan melupakan tugas-tugas kuliah dengan bertemu atau jalan-jalan bersama teman dekat melakukan hal yang disukai.
 
(RUL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif