Kenali Tanda-tanda Depresi Anak Karena Gadget
Ilustrasi - Medcom.id
Jakarta: Gadget bisa membuat anak depresi. Kenali tanda-tandanya sebelum sulit membatasi penggunaan gadget pada sang buah hati.

Psikolog Anak Anna Suri Ariani menuturkan, depresi muncul lantaran anak kecanduan terhadap gadget. Musababnya, orang tua sering membiarkan anak bermain gawai. Karena bagi anak, gadget adalah sumber kebahagiaan.


Kecanduan anak terhadap gadget bisa dilihat dari pola interaksi mereka ketika tidak sedang memegang gadget. "Mereka sering merasa ada getaran atau bunyi, tetapi sebenarnya tidak ada. Maka orang tua sudah harus mulai waspada," beber Anna kepada Medcom.id, Jakarta.

Tanda lainnya, mereka kerap melakukan tindakan ekstrem bila kebutuhan terhadap gadget tak terpenuhi. "Jika tidak ada sinyal atau baterai gadgetnya habis, maka anak akan depresi karena bingung dan tidak tahu untuk menemukan sumber kebahagiaan lain selain gadget," tutur dia.

Depresi karena pembatasan penggunaan gadget membuat anak akan menjadi murung ataupun memberontak. Kondisi tersebut jelas sebuah kerugian bagi tumbuh kembang sang anak lantaran aspek motorik, kognitif, dan bahasa tak berkembang sempurna.

Kecanduan pada gadget bisa menyebabkan sang anak sulit berinteraksi secara sosial. Interaksi mereka hanya lewat dunia maya yang mereka genggam dari ponsel.

"Untuk itu perlu ada pendampingan orang tua jika ingin mengenalkan anak kepada gadget. Orang tua perlu aktif menjelaskan segala fitur dan konten yang diberikan oleh anak," tegas Anna.

Selain itu, orangtua harus menghindari penggunaan gadget secara berlebihan di depan anak. Sebab, anak sering meniru tingkah laku orang tua.



(HUS)