Mahasiswa UMN Berbagi Tips Dapatkan Beasiswa OSC
Ratusan siswa SMA mengikuti seleksi offline OSC di Mal Kuningan City, Jakarta, Senin, 18 Desember 2017, sumber foto: Metrotvnews
Jakarta: Program Online Scholarship Competition (OSC) yang digagas medcom.idbersama Avitex Cat Tembok menjadi salah satu yang dinanti siswa kelas III SMA. Bila lulus mendapatkan beasiswa ini, sang penerima akan bisa masuk kampus favorit tanpa harus membayar sepeser pun uang ke perguruan tinggi. Selama empat tahun atau delapan semester, penerima beasiswa dibebaskan dari uang pangkal dan biaya pendidikan.

Ricky Yantho menyampaikan suka citanya lulus kompetisi pada tahun lalu, atau OSC 2016. Lalu, pada pertengahan 2017, Ricky memulai kuliahnya di Universitas Multimedia Nusantara di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten.


Ricky mengaku tak mudah mendapatkan beasiswa. Tahun lalu, ia bersaing dengan 28.099 pendaftar. Semakin tahun, jumlah pendaftar bertambah. Pada gelaran OSC 2017, jumlah pendaftar menjadi 42.633 orang.

Ricky pun membagi tips agar pendaftar sukses mendapatkan kesempatan langka itu. Menurut Ricky, menghafal materi adalah cara kuno. Cara itu bisa membuat memori penyimpanan dalam otak melebihi kapasitas.

"Salah-salah, hafalannya malah hilang," ujar Ricky ditemui di acara tes offline OSC 2017 di kawasan Kuningan, Senin, 18 Desember 2017.

Ricky menjelaskan beberapa tahapan seleksi. Pertama, yaitu tes daring (online) dan luring (offline). Saat tes daring, peserta harus menjawab pertanyaan dari beberapa pelajaran yang di dapat di bangku SMA, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran lain sesuai jurusan.

"Pelajari kembali materi, catat ulang hal-hal yang penting. Cara itu lebih efektif ketimbang menghafal," ungkap Ricky.

Sedangkan tes luring dibagi dalam bentuk tertulis dan wawancara. Itu sesuai dengan kebutuhan yang disampaikan 12 kampus rekanan OSC. Tes luring pun hampir serupa dengan tahapan online.

"Soal yang dipertanyakan juga sama seperti Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. Kalau pas wawancara, jawablah pertanyaan dengan logika," lanjut Ricky,

Bagi Ricky, beasiswa OSC yang digagas medcom.iddan Avitex Cat Tembok adalah partisipasi perusahaan terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia. Beasiswa OSC lebih unggul dibandingkan yang lainnya, karena punya daya serap tinggi untuk siswa/siswi SMA daerah, pun proses pendaftarannya mudah lantaran hanya melalui online.

"Lanjutkan terus program seperti ini. Beri kesempatan bagi siswa berprestasi yang sulit tersentuh pendidikan tinggi karena kurang mampu secara finansial. Kalau Indonesia ingin menjadi negara maju, maka pendidikannya harus dikembangkan terus. Kemajuan suatu negara dimulai dari orangnya, sumber daya manusianya," tutup Ricky.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id