CEO WSE Indonesia Kish Gill (tengah). Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
CEO WSE Indonesia Kish Gill (tengah). Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Cara WSE Menyiasati Pendidikan Bahasa Inggris di Tengah Pandemi

Pendidikan pendidikan Program Pendidikan Komunitas Pendidikan
Ilham Pratama Putra • 27 Oktober 2020 21:47
Jakarta: Metode belajar dengan menjadikan bahasa Inggris sebagai gaya hidup komunitas, menjadi andalan lembaga pembelajaran Wall Street English (WSE). Layaknya komunitas, interaksi tatap muka menjadi wajib bagi WSE.
 
Namun, kekuatan terbesar WSE itu, kini terhadang oleh pandemi virus korona (covid-19). Interaksi secara langsung harus diredam oleh WSE untuk terus melanjutkan metode pembelajaran terbaiknya.
 
Namun, WSE tak kehabisan akal. Pihak WSE membangun komunitas daring, agar para pelajarnya terus bisa berinteraksi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang kita dalam proses memindahkan komunitas itu ke online. Kita meluncurkan program komunitas online, jadi tetap ada meet up, saya yakin itu akan jadi satu keunggulan kami," ujar CEO WSE Indonesia Kish Gill di Jakarta, Selasa 27 Oktober 2020.
 
Bahkan secara mengejutkan kata Kish, para pelajar memiliki interaksi yang lebih tinggi saat beraktifitas secara daring. Beberapa diantaranya bahkan mendapat rekan kerja sama untuk bisnis.
 
"Saat mereka saling berkenalan yang di Surabaya merasa menemukan partner bisnis dari Jakarta, akhirnya mereka menjalankan bisnis dan itu ketemu di kelas ini," ungkapnya.
 
Baca:Cara Atasi Kecanduan Gawai pada Anak
 
Kish pun menjelaskan jika pihaknya sangat siap dengan kondisi pandemi ini. WSE bahkan telah meluncurkan WSE Goes Online (GO) untuk memfasilitasi pembelajaran bahasa Inggris bagi pelajar mereka yang saat ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia juga manca negara.
 
"Kami dengan cepat melakukan inovasi sistem pembelajaran. Terbukti member kami ternyata bertumbuh 30 persen selama pandemi. Setidaknya saat ini ada 150 kelas setiap hari yang kami jalankan," terang dia.
 
Kish menerangkan pembelajaran bahasa Inggris harus terus dijalankan dengan metode komunitas yang penuh dengan interaksi. Secara tidak langsung, semakin tinggi interaksi maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan diri menggunakan bahasa Inggris.
 
"Dan saat itu pula orang jadi memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik. WSE ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk turut bangkit meningkatkan daya saing lewat kemampuan bahasa Inggris, meski di tengah keterbatasan saat ini," terang Kish.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif