Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Wajib Tahu, Ini Bedanya Gratifikasi dan Pemerasan

Pendidikan Gratifikasi kasus korupsi Tips Pendidikan
Medcom • 02 Desember 2021 17:37
Jakarta: Istilah gratifikasi dan pemerasan sudah sangat ramah di telinga. Namun, ternyata masih banyak masyarakat yang rancu soal definisi gratifikasi dan pemerasan.
 
Akibatnya, masyarakat terkadang salah mengartikan kedua hal tersebut. Lantas, apa sih perbedaan gratifikasi dengan pemerasan? Simak penjelasan berikut ini, dikutip dari keterangan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui akun instagram @kemdikbud.ri.

Gratifikasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gratifikasi adalah pemberian yang diberikan karena layanan atau manfaat yang diperoleh. Contoh sederhananya, gratifikasi tidak membutuhkan sesuatu yang transaksional atau ditujukan untuk mempengaruhi keputusan atau kewenangan secara langsung. 
 
Gratifikasi biasanya berhubungan dengan jabatan, bersifat inventif (tanam budi), dan tidak membutuhkan kesepakatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Mahasiswa, Masih Bingung Cara Bikin CV untuk Magang? Simak Tips Ini
 
Contohnya, Pemilik Hotel A memberikan hadiah voucher menginap kepada PNS karena merasa terbantu dalam pengurusan perizinan.

Pemerasan

Pemerasan yaitu perihal, cara, perbuatan memeras. Ciri pemerasan antara lain adanya permintaan sepihak dari pejabat (penerima). Kemudian, permintaan itu bersifat memaksa. Pemerasan biasa terjadi akibat penyalahgunaan kekuasaan.
 
Contoh pemerasan misalnya, pejabat memaksa suatu instansi/perusahaan untuk memberikan sejumlah uang dengan ancaman akan dipersulit dan tidak akan dibantu dalam proses perizinan.
(Taris Dwi Aryani)
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif