Ilustrasi. (Metrotvnews.com)
Ilustrasi. (Metrotvnews.com)

Pahami 3P Sebelum Masuk Kampus

Pendidikan pendidikan
inten Suhartien • 26 Januari 2018 14:44
Jakarta: Menentukan jurusan bukanlah perkara mudah bagi siswa SMA/SMK sederajat yang tengah melangkah ke dunia perkuliahan. Alih-alih sukses di kehidupan mendatang, para siswa malah justru terjebak dengan jurusan yang tak sesuai minat mereka.
 
Parahnya lagi, salah jurusan itu baru disadari setelah perkuliahan dimulai. Banyak kerugian yang ditimbulkan. Selain rugi materiil, mereka juga bakal rugi waktu dan rugi tenaga.
 
"Bukan saja itu, salah pilih jurusan juga dapat membuang kehidupan seseorang karena menjalaninya dengan beban," kata Founder Tes Bakat Indonesia Monic Christian di Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keprihatinan Monic kian menjadi kala melihat penelitian Universitas Surabaya. Dalam penelitian itu ditemukan 40 persen mahasiswa Indonesia drop out (DO) di tahun pertama lantaran salah jurusan.
 
Monic menelaah permasalahan yang kerap dihadapi mahasiswa tingkat pertama itu karena mereka tak memahami 3P saat memilih jurusan. Yaitu Potensi, Passion, dan Personality. Padahal itu penting demi tak terjebak di jurusan yang tidak sesuai minat.
 
Penulis #ANTISALAHJURUSAN itu menjelaskan, 3P dilakukan dengan membuka wawasan yakni mencari tahu informasi mengenai jurusan yang diinginkan. Kemudian setelah mengetahui 3P, mereka harus juga melakukan eksplorasi diri.
 
"Sehingga diharapkan siswa dapat mengenali potensi dan bakat diri terlebih dahulu sebelum menentukan jurusan," jelasnya.
 
Selain tak sesuai minat dan tidak menggali potensi diri, salah jurusan juga disebabkan adanya paksaan dari lingkungan, utamanya orang tua.
 
Menurut Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (BK) Jabodetabek Esther Damanik, orang tua menjadi faktor penentu dalam pemilihan jurusan. Sayangnya mereka masih terpengaruh pada pola pikir yang lama dan hanya memprioritaskan satu jurusan tertentu.
 
"Misal kakeknya si anak dokter, ayahnya dokter, jadi anaknya diarahkan ke jurusan kedokteran. Padahal belum tentu sesuai dengan minat dan bakat sang anak," ungkapnya.
 
Maka itu, penting mengetahui potensi diri agar memilih jurusan yang tepat sesuai minat dan bakat. Salah jurusan, masa kuliah akan jadi beban.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif