Guru Besar Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Prof Dr Akhmad Fauzi. Dok Humas IPB.
Guru Besar Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Prof Dr Akhmad Fauzi. Dok Humas IPB.

Empat Saran Mitigasi Bencana dari Guru Besar IPB

Pendidikan Riset dan Penelitian Mitigasi Bencana Perguruan Tinggi IPB
Arga sumantri • 22 Januari 2021 14:15
Bogor: Guru Besar Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Akhmad Fauzi menyoroti fenomena bencana alam yang belakangan ini marak terjadi. Secara umum, bencana dibagi dua jenis yakni antropogenik dan bencana alamiah yang terjadi karena aktivitas alam.
 
Bencana antropogenik merupakan bencana yang disebabkan kegiatan manusia dan dapat dicegah. Sedangkan bencana alamiah, tidak dapat dicegah sehingga tidak dapat pula dihindari.
 
"Bencana alamiah ini sangat beragam dari yang kecil dengan frekuensi yang relatif sering sampai yang besar dengan kejadian yang relatif jarang," kata Akhmad Fauzi melalui keterangan tertulis, Jumat, 22 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Penyebab Gunung Meletus dan Pengaruhnya Terhadap Pemanasan Global
 
Meskipun bencana menghadirkan kedukaan, namun bencana yang terjadi dalam skala kecil dan bisa dikendalikan, oleh beberapa ilmuwan dianggap sebagai proses penyeimbangan kembali kondisi alam. Contohnya, kebakaran hutan dan gunung meletus.
 
"Seperti halnya temuan Prof Sharon Hood dari University of Montana dalam artikel Forest Fire: Burning Benefits, kebakaran hutan dalam skala mikro dapat membantu mencegah serangan hama, namun dalam skala besar bisa menimbulkan kerusakan ekosistem dan kerugian ekonomi yang massif," bebernya.
 
Meski demikian, apabila bencana yang terjadi adalah bencana besar atau catastrophic, dapat mengubah keseimbangan alam ke arah yang tidak baik. Apalagi, sebagian dari ekosistem alam memiliki sifat irreversible atau tidak dapat dipulihkan kembali.
 
 
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif