NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: UGM/Humas
Ilustrasi. Foto: UGM/Humas

Pakar UGM: Cara Atasi Stres Saat Pandemik Korona

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 19 Maret 2020 10:59
Jakarta: Virus korona atau coronavirus disease (covid-19) telah menjadi pandemi. Menjangkit ribuan orang di dunia dan membuat arus informasi terkait korona pun menjadi tak terbendung.
 
Kondisi ini tanpa disadari dapat mengakibatkan kepanikan dan stres. Pakar Promosi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Fatwa Sari menyebutkan, stres di tengah pandemik virus Korona ini harus diatasi.
 
"Sebab Stres diketahui bisa menurunkan imunitas tubuh, sementara yang dibutuhkan untuk menangkal covid-19 adalah kekebalan tubuh yang baik," kata Fatwa dikutip dari laman UGM, Kamis,19 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan, terdapat tiga langkah utama yang bisa dilakukan dalam menghadapi stres karena pandemik korona. Pertama, masyarakat disarankan untuk membekali diri dengan pengetahuan yang cukup tentang covid-19.
 
"Kedua, mencari tahu tentang kondisi kesehatan diri melalui screening mandiri," ungkapnya.
 
Misalnya dari hasil screening mandiri diperoleh hasil sebagai warga yang tak pernah ada kontak dengan pasien covid-19. Maka langkah yang dilakukan tinggal membiasakan diri untuk pola hidup bersih dan sehat.
 
"Selanjutnya meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga jarak yang cukup dengan orang lain," lanjut Fatwa.
 
Ketiga, kata Fatwa, menentukan sikap dan langkah sesuai dengan kondisi kesehatan saat ini. Dalam menghadapi stress, juga dibutuhkan orang lain untuk berkomunikasi.
 
"Membicarakan perasaan yang tengah dialami dengan orang terdekat atau orang yang dapat dipercaya untuk membantu," ungkapnya.
 
Bukan malah menjadikan alkohol, rokok, atau obat-obatan lain sebagai pelarian. Fatwa menjelaskan langkah penting lain untuk menekan stres, adalah dengan memfilter bacaan maupun tontonan.
 
Dia meminta masyarakat mampu mengumpulkan informasi yang akurat. Untuk kemudian mengambil tindakan pencegahan melalui sumber kredibel dan terpercaya.
 
"Seperti WHO, Center for Disease Control (CDC), dan Kementerian Kesehatan RI," tambah Fatwa.
 
Menurutnya, yang terjadi saat ini adalah banyak informasi berlebihan, sehingga menyulitkan identifikasi solusi atau yang disebut infodemik. Hal ini menyebabkan kepanikan masyarakat atas informasi yang simpang siur itu.
 
"Dalam mengelola stres dan kecemasan saat pandemi berlangsung dapat dilakukan dengan menggunakan cara-cara mengelola stres yang pernah dilakukan sebelumnya," sebutnya.
 
Selain itu, langkah lain yang dapat ditempuh adalah mempertahankan gaya hidup sehat. Hal itu bisa dilakukan dengan makan makanan bergizi dan seimbang, istirahat cukup, aktivitas fisik serta olahraga.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif