Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Peneliti UI-IPB: Kulit Jeruk dan Daun Kelor Bisa Atasi Korona

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian
Rizky Dewantara • 02 April 2020 09:28
Bogor: Peneliti Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) University meneliti sejumlah komoditi yang diduga mampu mengatasi virus korona (covid-19). Hasilnya, beberapa buah dan tanaman seperti jambu biji dengan daging buah merah muda, kulit jeruk, dan daun kelor, diyakini ampuh mengatasi korona.
 
"Jadi di dalam buah dan tanaman tersebut terkandung senyawa antara lain hesperidin, rhamnetin, kaempferol, kuersetin dan myricetin," kata Dekan Fakultas Kedokteran UI Ari Fahrial Syam di Bogor, Jawa Barat, Rabu, 1 April 2020.
 
Ari mengatakan penelitian tersebut telah melalui beberapa tahapan. Penelitian juga merupakan hasil screening aktivitas terhadap ratusan protein dan ribuan senyawa herbal, terkait dengan mekanisme kerja virus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari situ diperoleh beberapa golongan senyawa tersebut, yang berpotensi menghambat dan mencegah virus SARS-CoV-2 (virus korona)," bebernya.
 
Baca:Prediksi UGM: Wabah Korona Berakhir 29 Mei
 
Gabungan peneliti multidisiplin tersebut juga menganalisis big data dan machine learning dari basis data HerbalDB. Pengembangannya dilakukan Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI sejumlah 1.377 senyawa herbal.
 
Ari memaparkan, pemetaan farmakofor dilakukan dengan metode struktur dan ligan. Kemudian, dikonfirmasi hasilnya menggunakan metode pemodelan molekuler untuk dievaluasi aktivitas antivirusnya.
 
"Hasil penemuan ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat untuk mencegah dan meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan virus korona," paparnya.
 
Masyarakat diimbau tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui rajin cuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk dan bersin, penggunaan masker bagi yang sakit flu. Masyarakat yang mengalami gejala covid-19 maka dapat mengisolasi diri di rumah.
 
"Atau datang ke RS yang telah ditunjuk Kementerian Kesehatan," ujarnya.
 
Gabungan peneliti yang melakukan riset terhadap kandungan daun kelor, kulit jeruk, dan jambu merah, berasal dari Departemen Kimia Kedokteran Fakultas Kedokteran UI (FKUI), Klaster Bioinformatics Core Facilities IMERI-FKUI, dan Klaster Drug Development Research Center IMERI-FKUI. Kemudian, Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI, Rumah Sakit UI (RSUI), Pusat Studi Biofarmaka Tropika (Trop BRC) IPB, dan Departemen Ilmu Komputer IPB.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif