UGM kerja sama dengan Bio Farma dan Sinovac. Foto: UGM
UGM kerja sama dengan Bio Farma dan Sinovac. Foto: UGM

UGM Collab dengan Bio Farma dan Sinovac, Siap Kembangkan Vaksin dan Antivirus

Citra Larasati • 22 April 2026 19:04
Ringkasnya gini..
  • UGM menandatangani dua piagam Nota Kesepahaman Bersama dengan PT Bio Farma (Persero) dan Sinovac Holding Group Co. Ltd.
  • Kesepakatan tripartit ini menguatkan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya vaksin dan antivirus.
  • Keberadaan vaksin sangat vital bagi Indonesia.
Jakarta: Universitas Gadjah Mada menandatangani dua piagam Nota Kesepahaman Bersama dengan PT Bio Farma (Persero) dan Sinovac Holding Group Co. Ltd. Kesepakatan tripartit ini menguatkan kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang produk biologi khusus, seperti vaksin dan antivirus.
 
Rektor UGM, Ova Emilia mengungkapkan betapa pentingnya vaksin. Oleh karena itu, UGM berkomitmen dalam kerja sama ini bersama Sinovac Holding Group dan PT Bio Farma dalam pengembangan unit-unit uji coba vaksin dan juga obat-obatan di rumah sakit milik UGM.
 
“Vaksin sangat penting bagi keberlanjutan negara sebesar Indonesia,” ujar Ova dikutip dari laman UGM, Rabu, 22 April 2026.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 288 juta jiwa, dan juga berbagai potensi adanya pertumbuhan virus maupun bakteri yang mungkin muncul di masa depan, keberadaan vaksin menjadi hal vital. Pasalnya, manfaat vaksin mampu meningkatkan tingkat ketahanan dan kekebalan tubuh penduduk agar tetap sehat dan terhindar dari penularan virus.
 
“Kerja sama ini perlu kita teruskan dan perkuat, bukan hanya untuk pengembangan vaksin tetapi juga pengobatan yang diperuntukkan bagi penduduk di Indonesia,” kata Ova.
 
Hu Yaling, Vice President, Sinovac Holding Group, menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada UGM atas kerja sama ini. “Saya berharap, karena kita telah bekerja sama dengan sangat erat di Indonesia sejak masa COVID-19, hari ini dapat menjadi langkah awal untuk memulai penelitian, penyelesaian, dan juga industrialisasi kita,” harapnya.
 
Yuliana Indriati, Direktur Riset & Pengembangan PT Bio Farma (Persero), turut mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kontribusi dan peran UGM dalam pengembangan vaksin di unit milik UGM. ia menyampaikan apresiasi pada UGM karena sudah melakukan trial berbagai vaksin dari Biofarma. Kerja sama ini diharapkan mendorong percepatan pengembangan vaksin bersama Sinovac.
 
“Kita ingin lebih banyak muncul inovasi-inovasi vaksin dari Indonesia dan tentunya Indonesia dapat memproduksi vaksinnya sendiri. Kami pun sangat mendukung dan siap serta menanti-nantikan semua hasil positif yang datang dari kolaborasi ini,” pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan