Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro di LIPI Bandung. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro di LIPI Bandung. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

ITB-Unpad Kembangkan SPR, Alternatif Tes Covid-19

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian
Muhammad Syahrul Ramadhan • 29 Juli 2020 16:53
Jakarta: Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjajaran (Unpad) mengembangkan s (SPR). Ini merupakan alat deteksi virus korona (covid-19) yang bisa menjadi alternatif selain tes Polymerase Chain Reaction (PCR).
 
Tim yang mengembangan alat tergabung dalam Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 di bawah koordinasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
 
"Ada kemungkinan alternatif dengan mesin SPR, peralatan yang dikembangan oleh tim BPPT dan ITB," terang Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro usai berdiskusi dengan peneliti alat deteksi SPR di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bandung, Rabu, 29 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bambang menyebut alat ini bukan rapid test. Tetapi alat tes diagnostik untuk memastikan seseorang positif atau negatif covid-19. Ia berharap alat deteksi alternatif yang masih terus dikembangkan ini bisa membantu memperbanyak pengujian covid-19.
 
"Sehingga kemampuan pengujian (swab test), lebih banyak lagi," ujarnya.
 
Baca:Alumnus Unair Ikut Kembangkan Vaksin Covid-19 Oral di Inggris
 
Alat tes deteksi ini, kata dia, akan lebih terjangkau. Sebab, reagan diproduksi di dalam negeri. "Reagennya pun bisa dibuat di dalam negeri maka harga per tes bisa lebih murah dibandingkan dengan PCR," ujarnya.
 
Alat deteksi SPR ini seukuran aki mobil. Memiliki kemampuan mendeteksi interaksi antara biosensor dan virus SARS-CoV-2. ITB yang mengembangkan metode SPR-nya, dan Unpad mengembangkan biosensornya.
 

(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif