GeNose inovasi UGM untuk alat deteksi covid-19 dengan menggunakan embusan napas. Foto: Dok. Kemendikbud
GeNose inovasi UGM untuk alat deteksi covid-19 dengan menggunakan embusan napas. Foto: Dok. Kemendikbud

GeNose Masuk Uji Validasi, Diprediksi Siap Digunakan Akhir 2020

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi Riset dan Penelitian UGM GeNose UGM
Ilham Pratama Putra • 27 November 2020 13:58
Jakarta: Universitas Gadjah Mada (UGM) telah merancang alat deteksi virus korona (covid-19) melalui embusan napas bernama GeNose. Alat deteksi yang diharapkan mampu menggantikan swab dan rapid test ini sudah memasuki tahap uji validasi.
 
Menteri Riset Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro menyampaikan, kemampuan GeNose dalam mendeteksi covid dapat diandalkan. Hasil dari test GeNose pun dinilai sama akuratnya dengan swab test.
 
"Saat ini progresnya sedang dilakukan uji validasi skala besar. InsyaAllah uji validasi menurut laporan sudah hampir selesai akhir bulan ini," kata Bambang dalam Rapat Kerjanya yang digelar secara virtual, Jumat 27 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia berharap pada Desember 2020 GeNose dapat digunakan secara luas. Dengan ketentuan, setelah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
 
"Saat izin keluar dari Kemenkes, GeNose bisa diproduksi dan dipakai," tegas dia.
 
Baca juga:  Distribusi Vaksin Merah Putih Mundur ke Penghujung 2021
 
Pada masa percobaannya, baru ada satu rumah sakit di Yogyakarta yang menggunakan GeNose. Namun saat ini GeNose sudah mulai digunakan hingga 10 rumah sakit di pulau Jawa.
 
"Target kita (untuk validasi) ada 1.000 sampel, sehingga kita bisa lihat seberapa kuat akurasinya lebih baik dari PCR," ungkap Bambang.
 
GeNose diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang tidak nyaman atau merasa sakit ketika menjalani rapid maupun swab test. Selain itu GeNose dipercaya akan mempercepat kegiatan ekonomi.
 
"Sehingga kegiatan kita bisa berjalan dinamis, dengan tetap melakukan tracing dan tracking," tutupnya.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif