Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

November, Vaksin Merah Putih Diuji Coba ke Hewan

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian vaksin covid-19
Ilham Pratama Putra • 14 Oktober 2020 17:20
Jakarta: Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Amin Soebandrio menyebut pengembangan vaksin Merah Putih mencapai 55 persen. Dia berharap bibit vaksin virus korona (covid-19) buatan dalam negeri ini sudah bisa diuji pra klinik pada akhir tahun.
 
"Uji ke hewan bulan depan kalau semua lancar. Sehingga akhir tahun sudah selesai," kata Amin dalam diskusi daring 'Vaksin Merah Putih: Tantangan dan Harapan', Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Awal 2021, bibit vaksin bisa diserahkan kepada perusahaan Biofarma untuk uji klinis lanjutan. Vaksin Merah Putih harus melewati uji kinis tahap satu, dua dan tiga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia meyakini vaksin yang dikembangkan ini bakal cocok dengan masyarakat Indonesia. Pasalnya, vaksin yang dibuat mengambil sampel virus yang ada di Indonesia.
 
"Jadi vaksin dikembangkan menggunakan virus yang bersikulasi di Indonesia, kemudian penelitiannya ada di Indonesia oleh institusi yang ada di Indonesia, oleh para peneliti Indonesia dan untuk rakyat Indonesia," ungkap dia.
 
Baca:Eijkman: 45% Penduduk Indonesia Bersedia Diberi Vaksin Merah Putih
 
Amin pun menyebut jika penduduk Indonesia bersedia diberi vaksin Merah Putih. Setidaknya, ada 45 persen penduduk Indonesia menyatakan kesediaannya diberi vaksin yang dibuat atas kerja sama LBM Eijkman, PT Biofarma, dan Sinovac, perusahaan farmasi asal Tiongkok.
 
"Ada survei katanya, tapi saya belum baca hasilnya. Tetapi setidaknya hampir 45 persen penduduk Indonesia itu bersedia diberi vaksin Merah Putih," kata dia.
 
Produksi vaksin Merah Putih terus dikebut. Sesuai amanat Presiden Joko Widodo, ketersediaan vaksin harus efektif, cepat, dan aman.
 
"Beruntung saat ini terdapat prosedur yang sangat pendek ke pengembangan vaksin. Kalau dalam situasi normal, bukan pandemi kita butuh bertahun-tahun untuk pengembangan vaksin," ungkapnya.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif