Ilustrasi. Foto: Antara/Wandi Septiawan
Ilustrasi. Foto: Antara/Wandi Septiawan

BPPT Klaim Berhasil Kembangkan Alat Pencegahan Kebakaran Hutan

Pendidikan kebakaran hutan Riset dan Penelitian Mitigasi Bencana
Muhammad Syahrul Ramadhan • 19 Agustus 2020 22:28
Jakarta: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT ) menyebut telah berhasil mengembangkan inovasi pencegahan kebakaran hutan dengan kecerdasan buatan. Inovasi ini menggunakan metode machine learning dan deep learning.
 
Kepala BPPT Hammam Riza menjelaskan, nantinya hasil dari Ground Water Level (GWL) atau level air tanah dan hotspot correlation dapat menghasilkan prediksi kemunculan titik api di seluruh Indonesia. Kemudian, alat akan memberi tahu tim yang bertugas melakukan modifikasi cuaca.
 
"Kita dapat mempelajarai grounded water level dan hotspot correlation analysis akan memberikan prediktifi terhadap kemunculan hotspot di seluruh Indonesia, Riau, Kalimanatan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah," kata Hammam dalam Webinar, Rabu, 19 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan, notifikasi yang diberikan kepada tim adalah angka minimum daerah yang memicu munculnya titik panas. Tim modifikasi cuaca kemudian melakukan rekayasa cuaca.
 
Baca: BPPT Kembangkan Alat Deteksi Tsunami dengan Kecerdasan Buatan
 
"Biasanya kekeringan melanda Jawa dan Bali, NTB, pada bulan Juni, Agustus ini. Itu bisa kita pelajari untuk menjadi news case yang bermanfaat dalam melaksanakan modifikasi cuaca, ataupun teknologi  memberikan hujan saat dibutuhkan," jelasnya.
 
Menurutnya, alat ini bisa menjadi salah satu program percepatan penanganan kebakaran hutan. Hasil inovasi ini disebut akan diluncurkan di hari ulang tahun (HUT) BPPT, pada 21 Agustus 2020.
 
"Segera kami luncurkan pada hari ulang tahun BPPT (ke-42), yang akan datang dalam satu minggu ini," ucapnya.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif