Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. Tangkapan layar. Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. Tangkapan layar. Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

Riset Pro Bakal Jadi Program Nasional di BRIN

Pendidikan penelitian Magang Riset dan Penelitian BRIN Riset Pro
Ilham Pratama Putra • 18 November 2021 11:55
Jakarta: Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko menyebut Riset Pro akan dijadikan program nasional di BRIN. Ia mengatakan, Riset Pro mampu mengintervensi Sumber Daya Manusia (SDM) bidang ilmu pengetahuan teknologi yang unggul melalui pelatihan.
 
"Ke depan Riset Pro jadi program nasional dalam manajemen talenta nasional bidang riset dan inovasi di BRIN," ujarnya dalam konferensi pers daring, Kamis 18 November 2021.
 
Handoko menyebut, dalam manajemen talenta Riset Pro, pihaknya akan memberikan prioritas pelatihan kepada mahasiswa. Ia ingin generasi muda Indonesia memiliki karir di dunia riset.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini agar talenta muda kita itu bisa dapat berkarir dengan melakukan risetnya. Kita sediakan infrastrukturnya, pendanaannya hingga hilirisasi di dalamnya," tutur Handoko.
 
Riset Pro merupakan hasil kerja sama Kementerian Riset dan Teknologi pada 2013 lalu dengan Bank Dunia. Dukungan dari Bank Dunia berupa pinjaman sebesar Rp1,065 triliun.
 
Baca: RISET-Pro, BRIN Siapkan Biaya Pelatihan Hingga Magang Peneliti S2 dan S3
 
Riset Pro juga memberikan biaya untuk pelatihan, dan magang di dalam maupun luar negeri. Topik pelatihan di antaranya untuk mendukung Program Riset Nasional (PRN) 2020-2024.
 
Riset Pro juga berupaya membangun ekosistem riset dalam negeri. Di antaranya dengan membuat ringkasan kebijakan (policy brief) terkait komersialisasi Iptek berbasis kolaborasi antar kementerian dengan BRIN.
 
"Nanti diharapkan menghasilkan legacy yang sebelumnya belum pernah digagas dalam program apapun. Jadi lewat simposium Riset Pro hari ini juga kita merancang aksi bersama dalam mengembangkan kompetensi SDM Iptek untuk dapat berkolaborasi sehingga dapat memberi dampak akademis, sosial, maupun ekonomi," tutur Handoko.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif