Mesin pencacah bonggol jagung buatan ITS. Dok Humas ITS.
Mesin pencacah bonggol jagung buatan ITS. Dok Humas ITS.

ITS Ciptakan Mesin Pencacah Limbah Bonggol Jagung

Pendidikan Pendidikan Tinggi Riset dan Penelitian Perguruan Tinggi
Arga sumantri • 31 Oktober 2020 21:01
Surabaya: Melimpahnya hasil panen jagung di Desa Bolo, Gresik, Jawa Timur, menyisakan bonggol jagung sebagai limbah yang cukup banyak dan belum termanfaatkan warga desa. Tim pengabdian masyarakat (Abmas) dan kuliah kerja nyata (KKN) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pun menciptakan mesin pencacah untuk memanfaatkan limbah bonggol jagung menjadi pakan ternak dan bahan baku briket.
 
Bonggol jagung merupakan bagian tempat menempelnya biji-biji jagung. Bagian ini sering dianggap tidak memiliki manfaat, sehingga kebanyakan petani jagung membuangnya.
 
Hal ini juga terjadi pada di Desa Bolo, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik, yang dikenal sebagai juara satu penghasil jagung di daerah bagian utara 15 tahun terakhir. Produk jagung dari Desa Bolo, dijual dalam bentuk biji jagung sampai ke berbagai kota, sehingga hanya menyisakan bagian bonggolnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketua Tim Abmas ITS, Wiwiek Hendrowati, mengatakan, setiap musim panen di Desa Bolo, bonggol jagung yang dihasilkan kebanyakan dibuang di sebuah lahan dan didiamkan hingga berjamur. Hanya sedikit yang dimanfaatkan untuk kegiatan pengasapan ikan.
 
"Padahal (bonggol jagung) masih bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis," ungkap Wiwiek mengutip siaran pers ITS, Sabtu, 31 Oktober 2020.
 
Baca:ITB Kembangkan Purwarupa Pradiagnosa Covid-19
 
Dosen Departemen Teknik Mesin ITS ini menyebut bonggol jagung tersebut bisa dimanfaatkan menjadi bahan pakan ternak. Terlebih, di Desa Bolo juga terdapat peternakan. Selain itu, menurutnya, bonggol jagung juga bisa dimanfaatkan menjadi briket yang digunakan untuk bahan bakar.
 
Kedua alternatif pemanfaatan bonggol jagung tersebut memerlukan mesin pencacah untuk membantu menghaluskan bonggol jagung menjadi serpihan-serpihan. Oleh karena itu, tim Abmas dan KKN ITS ini menciptakan alat pencacah bonggol jagung sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif